Mengenal Strategi Trading Camarilla Pivot dan Penggunaannya

MENGENAL STRATEGI TRADING CAMARILLA PIVOT DAN PENGGUNAANNYA

Mengenal Strategi Trading Camarilla Pivot dan Penggunaannya
13 May 2019 in Blog - by Admin FOREXimf

Teknik pivot points merupakan salah satu strategi trading forex yang banyak digunakan trader untuk mengidentifikasi level-level yang potensial sebagai support dan resistance.

Sederhananya, pivot point dan level-level support dan resistance yang dihasilkan melalui perhitungan tertentu dianggap merupakan area dimana harga berpotensi akan berubah arah.

Pivot point menjadi sangat menarik karena setidaknya salah satu penyebab, yaitu: sangat obyektif.

Tidak seperti indikator teknikal lain yang memerlukan interpretasi yang tentu sangat dipengaruhi oleh "jam terbang" yang dimiliki seorang trader -- bahkan tidak seperti fibonacci retracements yang masih memerlukan preferensi trader dalam menentukan swing high dan swing low.

Penerapan pivot dalam trading

Strategi trading yang berdasar pada pivot points biasanya dipergunakan sebagai strategi trading jangka pendek.

Para trader yang mempergunakan pivot biasanya mencari pergerakan yang tidak terlalu besar karena dirasa cocok dengan gaya trading intraday mereka.

Seperti halnya strategi trading yang memanfaatkan support dan resistance, para trader bisa memilih apakah mereka akan menerapkan strategi bounce/range-bound, breakout, atau bahkan keduanya.

Para trader yang menganut paham range-bound biasanya memanfaatkan pivot untuk mencari titik-titik reversal (balik arah). Mereka akan mencari peluang buy di area support dan mencari peluang sell di area resistane.

Sebaliknya, para trader yang bergaya breakout akan menunggu hingga support tembus untuk mencari peluang sell. Sebaliknya mereka akan menunggu tembusnya resistance untuk mencari peluang buy.

Mengenal strategi trading camarilla pivot

Strategi Camarilla Pivot (selanjutnya kita sebut Camarilla) merupakan salah satu turunan strategi pivot points. Strategi ini mirip dengan nenek moyangnya, si pivot points itu sendiri, tetapi lebih komplit untuk dipergunakan sebagai sebuah strategi.

Strategi ini diciptakan oleh Nick Stott sekitar tahun 1989 dan masih populer hingga saat ini. Pada dasarnya ada tujuh garis yang menjadi bagian penting dari strategi ini, yaitu:

H5 Long Breakout Target
H4 Long Breakout
H3 Short Pivot
PP Pivot Point
L3 Long Pivot
L4 Short Breakout
L5 Short Breakout Target

Level-level tersebut di atas diperoleh melalui rumus berikut:

H5 (H/L) × C
H4 C+ RANGE × 1,1/2
H3 C+ RANGE × 1,1/4
PP (H + L + C) / 3
L3 C - RANGE × 1,1/4
L4 C - RANGE × 1,1/2
L5 C - (H5 – C)

di mana:

C = Closing Price (harga penutupan hari sebelumnya)
H = High (harga tertinggi hari sebelumnya)
L = Low (harga terendah hari sebelumnya)
RANGE = harga tertinggi – harga terendah hari sebelumnya

Kalau digambarkan di chart, kira-kira bentuknya akan seperti ini:

Strategi Trading Forex Camarilla

Penerapan strategi camarilla pivot

Sebenarnya ada banyak teknik yang bisa dikembangkan, tetapi tetap dasarnya adalah bounce dan breakout trading. Berikut ini adalah beberapa teknik yang bisa Anda coba:

Teknik Bounce

Skenario Buy:

Buka posisi buy jika harga bergerak sedikit ke bawah L3 namun kemudian berhasil kembali bergerak naik ke atas garis L3.

  • Tempatkan target di garis H3
  • Target maksimal di H4 atau H5
  • Sementara untuk stop loss bisa ditempatkan dibawah garis L4

Skenario Sell:

Buka posisi sell jika harga bergerak sedikit ke atas H3 namun kemudian berhasil kembali bergerak turun ke bawah garis H3.

  • Tempatkan target di garis L3
  • Target maksimal di L4 atau L5
  • Sementara untuk stop loss bisa ditempatkan diatas garis H4

Anda bisa mencoba mengombinasikannya dengan konfirmasi dari sinyal trading semacam candlestick pattern, atau bisa juga dikombinasikan dengan indikator teknikal seperti stochastic oscillator.

Teknik Breakout

Skenario Buy:

Anda bisa membuka posisi buy jika harga bergerak naik dan tembus ke atas garis H4.

  • Tempatkan target di garis H5, dan
  • Stop loss di bawah garis H3.

Skenario Sell:

Anda bisa membuka posisi sell jika harga bergerak turun dan tembus ke bawah garis L4.

  • Tempatkan target di garis L5, dan
  • Stop loss di atas garis L3.

Demikian dasar dari teknik Camarilla. Anda bisa mencoba menggunakan strategi ini pada trading Anda dengan memanfaatkan akun demo dari FOREXimf yang bisa Anda dapatkan di sini.

Selamat mencoba.

Buka Akun Demo

Share :