Doji

KELAS LANJUTAN

Doji

Doji juga merupakan pola netral. Dibutuhkan konfirmasi candlestick berikutnya agar Anda bisa memperkirakan arah pasar selanjutnya. Bentuk doji ini mirip dengan spinning tops, hanya saja ia tidak memiliki body karena harga open sama dengan harga close-nya. Atau, body-nya sangatlah kecil sehingga sepintas sulit terlihat dan hanya terlihat sebagai garis yang tipis.

Sama seperti spinning tops, doji juga menggambarkan pertarungan yang seimbang antara bull dengan bear. Ada empat jenis doji, yaitu long-legged doji, dragonfly doji, gravestone doji dan four price doji.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya, Broker Forex Terbaik

1. Long-legged Doji

Doji ini mudah dikenali dari shadow-nya yang panjang. Namun yang jelas, kedua shadow dapat dilihat dengan jelas dan memiliki panjang yang hampir sama, atau paling tidak perbedaan panjangnya tidak terlalu jauh.

2. Dragonfly Doji

Doji yang satu ini memiliki harga open, close dan high yang sama atau hampir sama. Bentuknya seperti huruf (T). Namun ada kalanya letak body agak sedikit ke bawah, sehingga dragonfly doji ini memiliki bentu seperti salib.

Istilah dragonfly ini diambil karena doji ini memiliki bentuk mirip seperti capung.

3. Gravestone Doji

Gravestone doji memiliki harga open, close dan low yang sama atau hampir sama. Doji ini diberi nama gravestone karena bentuknya yang mirip batu nisan. Ada kalanya juga posisi body agak sedikit ke atas sehingga bentuknya menyerupai salib terbalik.

4. Four Price Doji

Doji ini merupakan doji yang memiliki harga open, close, high dan low yang sama. Kemunculan Four Price Doji biasanya menunjukkan bahwa tekanan bullish atau bearish mulai berkurang.

Jadi jika doji ini muncul pada saat uptrend, itu merupakan pertanda bahwa tekanan bullish menurun. Sebaliknya jika doji muncul pada saat downtrend artinya tekanan bearish mulai berkurang.

Namun sekali lagi, diperlukan konfirmasi dari candlestick berikutnya untuk action. Ingat selalu bahwa doji adalah pola netral.

FOREXimf Footer Background