JANGAN PAKSAKAN TRADING KALAU ANDA MENGALAMI 5 HAL INI

09 January 2023 in Trading - by Yenny K

Setiap orang yang melakukan trading forex pasti pernah mengalami satu kejadian di mana dia kebingungan apakah akan mengambil posisi trading atau tidak. Di satu sisi Anda membutuhkan dana segar untuk membayar tagihan rumah tangga atau Anda ingin membelikan sesuatu untuk anak Anda misalnya. Di sisi lain, tampaknya pergerakan pasar tidak bersahabat sehingga Anda menjadi bimbang. Anda sedang berada di antara dua pilihan yang sulit.

Ketika dalam trading Anda telah menghabiskan cukup banyak waktu untuk melihat grafik dan membaca berbagai berita fundamental, bukan berarti Anda harus melakukan trading saat itu juga. Kadang Anda akan diuji dengan faktor-faktor psikologi trading. Tangan Anda gatal, ingin masuk posisi buy atau sell. Dorongan ini anehnya sering kali muncul ketika Anda sedang bersantai atau tidak ada aktivitas yang harus dikerjakan. Kebanyakan orang tampaknya lebih suka melakukan sesuatu daripada tidak melakukan apa-apa, bahkan jika sesuatu itu negatif. Anda pun lupa diri—ingin selalu memanfaatkan kesempatan yang ada, padahal situasi pasar bisa dikatakan tidak mendukung untuk melakukan trade. Berikut adalah beberapa kasus ketika Anda lebih baik tidak memaksakan diri trading, dan sebaiknya duduk menunggu sejenak:

  1. Anda Merasa Bosan dan Gelisah 

Jika Anda merasa tidak ada lagi yang bisa Anda lakukan di rumah setelah menyelesaikan pekerjaan rumah tangga, Anda sebaiknya jangan membuka chart trading karena iseng-iseng. Kalau Anda tidak dalam kondisi fokus dan memiliki waktu yang cukup untuk melakukan analisa, sebaiknya Anda lupakan dulu trading forex untuk sejenak. Kecuali, jika memang ada peluang yang sesuai dengan trading plan Anda. Jika Anda memaksakan trading, mungkin Anda justru akan mempertaruhkan modal yang diperoleh dengan susah payah. Memaksakan diri trading padahal probabilitas profitnya rendah hanya akan menjadi kegiatan yang tidak produktif. 

  1. Strategi Anda Tidak Sesuai dengan Kondisi Market Saat ini

Tidak semua strategi dapat bekerja dengan baik dalam berbagai kondisi. Begitupun strategi Anda, yang mungkin hanya cocok ketika pasar berada dalam kondisi trending. Ketika pasar sideways Anda tidak perlu memaksakan diri untuk entry. Jika pasar sedang dalam kondisi tidak stabil atau volatile, trader dapat memilih untuk menunggu sampai kondisi pasar menjadi lebih tenang sebelum membuka posisi trading. Jika pasar tidak sedang dalam kondisi yang menguntungkan untuk trading, memaksakan untuk trading hanya akan meningkatkan risiko kerugian yang tidak perlu. Jika ada rilis berita atau data ekonomi penting yang akan dirilis dalam waktu dekat, trader dapat memilih untuk menunggu sampai rilis berita tersebut selesai untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

  1. Anda Mengalami Kerugian Beruntun

Pernah mendengar tentang trading balas dendam? Ini biasanya terjadi ketika seseorang mengalami kerugian lalu frustrasi, dan mencoba untuk menebus uang yang hilang dengan cara lebih agresif di trading berikutnya. Ada dua alasan kenapa hal ini membahayakan akun trading Anda: Pertama, hal itu membuat Anda melanggar kedisiplinan karena bertentangan dengan trading plan Anda. Kedua, jika nekat trading balas dendam maka Anda bisa menambah track record negatif dan membuat kepercayaan diri Anda semakin anjlok. Trading balas dendam itu ibarat Anda menggali lubang yang lebih dalam untuk diri Anda sendiri. 

  1. Ada Lebih Banyak Ketidakpastian daripada Kepastian  

Sebetulnya ketidakpastian dalam trading itu merupakan hal yang lumrah. Tapi periksa dulu seberapa kuat derajat ketidakpastian yang sedang Anda hadapi. Jika Anda merasa tidak sinkron dengan apa yang menggerakkan pasar atau tidak dapat mengawasi berita utama yang mengubah sentimen, Anda mungkin lebih baik cukup melihat grafik harga untuk sementara waktu. Jika Anda memang kelewatan memantau hal yang penting, akui saja dan jangan malu. Trader perlu melakukan sedikit lebih banyak penelitian sebelum ambil keputusan sehingga mereka dapat mengambil risiko trading dengan seminimal mungkin. Jangan khawatir, selalu ada peluang baru di pasar yang menanti Anda! 

  1. Sudah Mencapai Target Profit

Ada baiknya Anda juga harus memiliki target profit di setiap kali Anda melakukan trading. Jika trader sudah mencapai target profit, trader dapat memilih untuk tidak membuka posisi trading lagi untuk menghindari risiko kerugian yang tidak perlu. Ini saatnya Anda untuk menarik profit Anda, dan nikmatilah hasil kemenangan tersebut.