Mau trading lebih untung? Dapatkan Emas tanpa diundi. Leverage 1:200

PAHAMI STRATEGY FOREX: FUNDAMENTAL ANALYSIS DAN TECHNICAL ANALYSIS.

01 October 2021 in Forex - by Adi Nugroho

Pasar valuta asing atau foreign exchange (Forex) Market  merupakan salah satu bidang pasar transaksi yang  berkembang secara revolusioner pada tahun-tahun belakangan ini, seiring dengan perkembangan zaman Forex trading dapat dilakukan melalui akses media internet, sehingga kini Forex Trading dapat menjangkau di kalangan ekonomi menengah yang tadinya terhalang oleh biaya instansi peralatan tidak dapat melakukan transaksi Forex  dengan mudah, mengingat bahwa volume perdagangan Forex mencapai $ 1,95 triliun atau setara dengan 19.500 triliun rupiah pada setiap harinya

Mendengar jumlah transaksi yang ditawarkan tidak heran jika masyarakat umum sudah mulai memikirkan untuk terjun dalam kegiatan Transaksi Forex tersebut, dari gambaran singkat mengenai forex maka alangkah baiknya untuk kita mengetahui terlebih dahulu mengenai strategi dalam hal transaksi Forex/ Forex trading Strategy.

Strategy Forex

Strategy Forex merupakan cara yang dilakukan para trader forex untuk menentukan kapan dilakukannya “buy” maupun “sell” dari suatu nilai Valuta asing yang akan di transaksikan, didalam dunia Forex Trading sendiri terdapat beberapa varian dalam hal strategy forex dimana yang membedakan terlihat dari teknik analisa yang digunakan dalam hal melihat cara eksekusi trading forex dimana hal tersebut dibagi menjadi 2 yaitu ; fundamental analysis dan technical analysis.

1. Fundamental Analysis

Teknis analisis forex ini pada intinya menganalisa terjadinya pergerakan nilai valuta asing dilihat dari beberapa faktor ekonomi yang mempengaruhi mata uang negaranya, dimana biasanya teknik ini lebih condong menggunakan data untuk menentukan terjadinya kenaikan ataupun turunnya nilai dari valuta asing, fundamental forex trader biasanya digunakan bagi para trader yang menggunakan strategi analisis ini, dimana data yang dimaksud adalah data nilai ekonomi suatu negara seperti, nilai inflasi, Gross Domestic trader (GDP), angka kesempatan kerja bahkan melihat data dari bank sentral negara masing-masing mengenai  benchmark interest rate untuk menentukan nilai dari suatu valuta asing, oleh karena itu dikarenakan dibutuhkannya data untuk dijadikan Patokan dalam hal kegiatan trading forex, strategi ini biasanya dilakukan oleh para trader forex yang aktivitas trading jangka waktu panjang.

2. Technical Analysis

Technical analysis melihat suatu pergerakan nilai valuta asing berdasarkan pola dari price chart, seperti pola triangle, flags dan double bottoms untuk melihat pergerakan harga dari valuta asing, tidak seperti cara fundamental analysis yang menggunakan data sebagai dasar pergerakan valuta asingnya, technical analysis lebih melihat dari suatu pergerakan dari price chart yang tertera untuk menentukan nilai valuta asing, seorang technical forex trader akan melihat chart price untuk menentukan pergerakan dari nilai suatu valuta asing. Biasanya teknis analis forex ini digunakan untuk jangka waktu pendek maupun menengah dalam kegiatan forex trading.

Sample Banner

FOREX TRADING ONLINE
PELUANG PROFIT DI PASAR UANG TERBESAR DUNIA

Dapatkan Layanan Terbaik, Tools & Market Insight untuk trading lebih baik.

Trader forex yang baik akan menganalisis terlebih dahulu mengenai pasar dengan pemikiran eksekusi yang matang dalam kegiatannya serta dilakukanya management risiko di dalamnya, setelah mengetahui teknik analisis forex trading kita perlu mengetahui beberapa forex trading strategy, antara lain :

1. Price Action Trading

Teknik price action trading pada intinya adalah strategi untuk memprediksi pergerakan nilai valuta asing berdasarkan Riwayat harga dari valuta asing untuk dijadikan dasar penilaian oleh seorang technical analysis trader dimana dalam penilai Riwayat harga ini dibagi lagi menjadi beberapa cara seperti fibbonacci tetracement, cadle wicks, tend identification ataupun oscillators yang menghasilkan hasil entry/exit point yang berbeda namun dengan dasar data yang sama, jarak waktu dari kegiatan strategi trading ini bervariasi mulai dari jangka waktu pendek, menengah sampai dengan jangka panjang.

2. Range Trading Strategy

Strategi ini meng-indikator support dan resistance point untuk dijadikan tumpuan trader dalam membuka/ membeli suatu valuta asing, strategi ini berkerja baik di pasar valuta asing tanpa melihat trend dari suatu chart, strategi ini banyak digunakan untuk para technical analysis trader dengan menggunakan Osclliator untuk menemukan waktu entry/exit points.

hal yang dilakukan dalam strategi ini adalah menggunakan RSI oscillator untuk melihat kapan keadaan valuta asing disebut overbought ataupun oversold dan membeli valuta asing di chart pada titik diantara harga oversold maupun oversold tanpa melewatinya berdasarkan perhitungan technical analysis, kejelekan dari strategi ini adalah membutuhkan waktu investasi yang relatif panjang serta harus memiliki pengetahuan mengenai technical analysis namun keuntungan dari Teknik ini adalah memiliki kesimbangan dalam indicator mengenai keuntungan maupun kerugiaannya.

3. Trend Trading Strategy

Inti dari strategi ini adalah melihat keuntungan dari valuta asing dengan menganalisis momentum pergerakan harga ke suatu arah tertentu, yaitu dengan melihat pergerakan Chart dari valuta asing dan menyimpulkan pola momentum yang biasanya dilakukan setiap beberapa nominal dari pergerakan nilai

Seperti chart yang diatas dimana dapat dilihat nilai dari pergerakan trend suatu valuta asing biasanya bergerak minus setelah kenaikan harga antara 370-450 dari nilai kenaikan.

4. Day Trading Strategy

Strategi ini pada intinya menjual-belikan valuta asing pada hari yang sama dengan hari membeli valuta asing dengan menjual valuta asing tersebut, kegiatan strategi ini dapat melakukan trade secara berkali-kali dalam sehari, dimana dalam kegiatan Day Trading Strategy untuk mendapatkan keuntungan harus melihat trend yang mengindikasikan terjadinya kenaikan suatu valuta asing maupun turunnya harga dari suatau valuta asing, pada intinya kegiatannya sama saja dengan trend trading strategy tepi yang membedakan adalah kegiatan tradingnya yang hanya dilakukan dengan jangka waktu per hari saja dengan kegiatan sell maupun buy dari valuta asingnya.

5. Forex Scalping Strategy

Scalping dalam forex umumnya digunakan untuk mendeskripsikan proses trading dalam jangka waktu yang sangat pendek biasanya dalam hitungan menit ataupun jam yang pasti eksekusi pada hari yang sama, dimana untuk menentukan Entry/ Exit point dalam strategi ini yang pertama tentunya melihat trend dari suatu chart valuta asing, dimana para Scalpers (panggilan untuk para strategy scalping) menggunakan indicator Chart untuk menentukan gambaran yang akan terjadi dalam hal pergerakan valuta asing dalam chart, biasanya melihat momentum algoritma untuk menentukan kegiatan buy dan sell dari suatu kegiatan trade sekaligus menghindari kegiatan trade berjangka panjang, namun keuntung dari strategi ini adalah meminimalisir mendapatkan kerugian dari trading forex secara berkepanjangan.

Share :