PEMULA WAJIB TAHU! INI PENJELASAN, FUNGSI, DAN CARA KERJA DAY TRADING

01 October 2021 in Trading - by Adi Nugroho

Sebagian orang awam mungkin belum tahu apa arti dari Day trading. Walaupun kita sering membaca berita atau grafik lain, namun kadang masih saja bertanya-tanya soal definisi dari day trading. Daripada bingung, berikut penjelasan dari Day trading yang perlu Anda ketahui.

Day trading merupakan suatu perdagangan atau pembelian yang prosesnya dilakukan selama 24 jam dengan posisi yang dibuka pada hari yang sama dan tidak akan dialihkan di hari berikutnya. Hal ini dapat terjadi dalam pasar apa pun.

Faktanya, masih banyak yang belum merasa cocok dan seringkali gagal. Biasanya, day trader (pihak yang melakukan day trading) mengetahui dengan baik dan mendanai dengan baik pula.  Dalam hal tersebut, Anda dapat memanfaatkan beberapa strategi perdagangan dalam jangka pendek.

Sebelumnya mereka memiliki alasan, mengapa memilih gaya ini. Salah satunya ingin mendapatkan kepastian atau profit dengan cara yang instan, dari sini mulai terlihat mereka tidak suka untuk mempertahankan posisi perdagangan hingga berlarut-larut.

Mengetahui Fungsi Day Trader

Apa saja fungsi dari day trader? Berdasarkan hasil riset, day trader memiliki 2 fungsi penting di pasar. Pertama, day trader akan menjaga efisiensi pasar melalui arbitrase. Kedua, day trader juga membantu menyediakan banyak likuiditas pasar (terutama pada pasar saham).

Selain kedua fungsi di atas, day trader juga memiliki ciri khas dan modal yang perlu Anda ketahui, yakni.

- Day trading mempunyai pengalaman tentang pasar. Biasanya day trader (orang yang melakukan day trading) sudah memahami fundamental pasar tersebut dengan baik.

-    Tidak hanya strategi, tetapi dari day trader sendiri juga memiliki disiplin yang tinggi.

-   Day trader dikenal menggunakan modal yang berisiko hingga mempertaruhkan jumlah yang besar untuk memanfaatkan pergerakan harga.

-   Selain itu, day trader juga memiliki strategi yang dapat Anda gunakan seperti trading news, swing trading, dan arbitrase.

Tak banyak yang tahu, day trading memiliki banyak kontroversi dari manajer keuangan profesional hingga penasihat keuangan pun menghindari dari gaya day trading. Alasannya tidak sebanding dengan risiko. Sedangkan di sisi lain, para trader yang ahli dengan day trading meyakini jika di dalamnya terdapat potensi keuntungan besar.

Diketahui ada banyak day trader yang melakukan day trading tanpa pengetahuan yang memadai. Adapun pendapat lain yang percaya akan tingkat keberhasilan dari cara inheren yang lebih rendah akibat kompleksitas yang tinggi, yakni terhadap risiko day trading Anda sendiri.

Kondisi tersebut mengingatkan Anda, jika hal ini merupakan risiko yang signifikan. Anda juga perlu pemahaman yang mendalam tentang bagaimana pasar yang bekerja dan strategi untuk mendapatkan keuntungan dengan waktu jangka pendek.

Sample Banner

LEBIH BAIK TRADING FOREX & EMAS DI FOREXimf

Materi Lengkap - Analisa dan Berita Akurat - Trading Tools.
Segera Trading Layaknya Seorang Pro Trader.

Mengetahui Perbedaan Day Trading dengan Scalping

Tidak hanya day trading saja, Anda juga perlu mengetahui perbedaan dari Day Trading dengan Scalping. Bagaimana keduanya dapat dibedakan? Simak ulasannya berikut ini.

 Pada umumnya, day trading lebih identic dengan gaya trading berjangka pendek. Sedangkan Scalping lebih dominan dengan gaya trading kilat. Keduanya, sama-sama bertransaksi dalam jumlah yang besar. Walaupun keduanya mirip,  gaya trading dari salah satunya sangat berbeda.

Cara kerja dan Jangka Waktu Day Trading

Day trade sendiri dapat melakukan trading dalam hitungan jam setiap hari. Biasanya day trader membuka posisi dalam jangka waktu yang cukup lama, yakni sekitar 2 jam hingga beberapa jam setiap harinya.

Sementara Scalper sendiri dapat melakukan trading dalam waktu sangat singkat, biasanya Scalper mampu melakukan trading hanya dalam hitungan menit (1 sampai 5 menit). Karena scalper lebih cepat, gaya trading ini memiliki risiko yang lebih besar dibanding dengan day trader.

Day trading mampu menggunakan dana sebagai tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari hasil perdagangan harian. Dari hasil riset, seorang scalper profesional akan membuka posisi akun dengan modal dalam jumlah besar dan dapat menghasilkan keuntungan secara cepat dalam waktu beberapa menit.

Ada pula seorang Scalper yang mampu membuka posisi sekaligus dalam satu sesi trading. Hal tersebut untuk melipatgandakan keuntungan yang didapat. Nah, sekarang Anda dapat mengetahuinya, baik day trader maupun scalper, keduanya membutuhkan pengalaman yang cukup lama dengan gaya trading sendiri.

Bagi pemula, metode day trading lebih disarankan dibanding scalper. Karena scalper sendiri lebih mengetahui arah gerak pasar sehingga ketika Anda sedang membuka posisi dalam jumlah modal yang besar, profit akan dicetak langsung dalam hitungan menit saja.

Dari penjelasan di atas, Anda mungkin sudah memahami pengertian dan cara penggunaan dari Day Trading. Karena hasil dari Day Trading adalah menggunakan metode trading yang cepat. Sementara untuk hasil Scalper juga mampu menghasilkan trading dengan cepat pula. 

Itulah penjelasan mengenai day trading dan cara penggunaannya. Jika Anda seorang part-time trader, maka metode day trading cocok bagi Anda. Di FOREXimf, Anda bisa mengaplikasikan metode tersebut dan mempelajarinya bersama para expert.

Share :