Emas Turun di Asia Setelah Data China

EMAS TURUN DI ASIA SETELAH DATA CHINA

Emas Turun di Asia Setelah Data China
14 November 2016 in Berita Forex Terkini - by Eko Trijuni

Harga emas turun di sesi Asia pada hari Senin setelah data China yang cenderung netral dan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS.

Data fixed asset investment China untuk Oktober naik 8.3%, mengalahkan perkiraan kenaikan 8.2% dan produksi industri naik 6.1%, di bawah dari kenaikan 6.2% yang diperkirakan lalu penjualan ritel meningkat 10.0%, di bawah dari perkiraan dengan kenaikan 10.7%.

Sebelumnya, Jepang melaporkan GDP kuartal ketiga melonjak 0.5% diatas dari perkiraan dengan kenaikan 0.2%.

Emas di Comex New York Mercantile Exchange turun 0.55% menjadi $ 1,217.55 per troy ounce. Juga di Comex, perak turun 1.03% menjadi $ 17,203 per troy ounce.

Akhir pekan ini, investor akan mencari informasi dari pidato Ketua Fed Janet Yellen, di hari Kamis, untuk indikasi segar pada apakah suku bunga akan naik bulan depan. Pekan lalu, harga emas jatuh ke lima bulan terendah pada hari Jumat karena risk appetite pulih menyusul kemenangan Trump dalam pemilihan presiden AS, melemahnya permintaan investor untuk aset safe haven.

Sentimen pasar didorong oleh optimisme bahwa peningkatan fiskal pengeluaran dan pemotongan pajak di bawah pemerintahan Trump akan memacu pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Harga emas juga tertekan seiring dengan spekulasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan Desember.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background