
Presiden Trump berencana mengerahkan militer AS untuk mengawal kapal-kapal di Selat Hormuz, sekaligus memperingatkan akan adanya respons militer jika terjadi gangguan.
Di sisi lain, China menginstruksikan perusahaan domestiknya untuk tetap melanjutkan transaksi minyak Iran, meskipun berada di bawah tekanan sanksi AS.
Sementara itu, Uni Eropa mulai bersiap menghadapi potensi tarif hingga 25% dari AS terhadap negara-negara yang masih berhubungan dagang dengan Iran.
Rangkaian ketidakpastian ini terus memperkuat sentimen bullish pada oil dan dolar AS.
Prediksi : STRONG OIL