Trade Balance

Pengertian Trade Balance

Trade balance atau neraca perdagangan merupakan perbedaan antara nilai balik pada bentuk jasa atau barang yang diimpor serta diekspor di dalam suatu negara pada periode waktu yang tertentu. Trade balance atau neraca perdagangan terbagi jadi 2 sifat, yakni positif dan negatif. Trade balance positif merupakan negara yang lakukan kegiatan ekspor lebih banyak dibandingkan impor. Trade balance negatif merupakan negara yang menerima produk impor lebih banyak dibandingkan lakukan ekspor.  

Jenis-Jenis Trade Balance atau Neraca Perdagangan

1. Neraca Perdagangan Surplus

Neraca perdagangan surplus merupakan kondisi ketika nilai transaksi ekspor yang lebih besar dibandingkan dengan nilai impor. Jika kondisi neraca perdagangan jadi surplus, maka pastinya akan untungkan negara. Itu karena, mereka dapatkan nilai pendapatan lebih besar.

Suatu negara harus sedapat mungkin jaga nilai ekspor serta impor supaya nilai neraca perdagangan jadi surplus. 

2. Neraca Perdagangan Defisit

Neraca perdagangan defisit merupakan kebalikan neraca perdagangan surplus. Neraca perdagangan defisit merupakan kondisi pembayaran yang mana nilai dari transaksi impor lebih tinggi dibandingkan dengan nilai ekspornya. 

Untuk sejumlah negara, apalagi negara berkembang, kondisi yang seperti ini dinilai tak menguntungkan. Itu karena biaya yang harus untuk dikeluarkan untuk lakukan impor lebih tinggi dibandingkan pendapatan transaksi ekspor. 

3. Neraca Perdagangan Seimbang

Neraca perdagangan seimbang merupakan kondisi ketika nilai transaksi ekspor serta impor pada negara seimbang. Artinya, negara itu tak alami kerugian maupun keuntungan. Kondisi ini sulit sekali dipertahankan di suatu negara yang tertentu. 



Share :