Penerapan Strategi Bounce Trading

KELAS DASAR

Penerapan Strategi Bounce Trading

Strategi bounce trading bisa diterapkan pada Bollinger Bands dengan memanfaatkan upper band dan lower band sebagai resistance dan support dinamis.

Dalam hal ini, upper band sebagai resistance dinamis dan lower band sebagai support dinamis. Middle band juga nanti akan Anda libatkan, terutama sebagai target.

Harga cenderung memantul kembali ke middle band setelah mencapai upper band atau lower band. Gejala inilah yang Anda gunakan untuk mencari entry point.

Strateginya, Anda mencari level buy di area lower band atau mencari level sell di area upper band. Targetnya tentu saja adalah area middle band.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya, Broker Forex Terbaik

Ketika harga sampai di upper band, sulit bagi kita untuk memastikan apakah harga akan berhenti di situ atau justru akan tembus ke atas upper band tersebut. Padahal area ini adalah area yang bagus untuk sell.

Nah, tipsnya adalah tunggu konfirmasi pantulan berupa candlestick atau bar chart yang ditutup di bawah upper band tersebut. Kalau Anda sudah menemukan konfirmasinya, Anda bisa sell. Targetnya di middle band.

Begitu pula caranya untuk menentukan apakah saatnya sudah tepat untuk buy ketika harga telah sampai di lower band. Lalu pertanyaan selanjutnya adalah, dimana stop loss-nya?

Mudah. Cari saja support atau resistance terdekat. Strategi bounce trading dengan BB efektif digunakan pada saat pasar sedang dalam keaadaan sideway.

Selain itu, strategi ini juga efektif digunakan dalam time frame yang panjang, misalnya grafik 4 jam-an atau grafik harian. Namun tidak menutup kemungkinan bisa juga dipakai pada saat trending meskipun harus penuh dengan kehati-hatian.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya, Broker Forex Terbaik

Catatan:

Tidak dianjurkan menggunakan strategi BB bounce trading dalam keadaan trending meskipun memungkinkan!

FOREXimf Footer Background