Trading Economics : 12 Data untuk Memaksimalkan Hasil Trading Anda
STOP TRADING SEBENTAR,
STRATEGI INI HASILKAN
+532% DRAWDOWN HANYA  ±20% CEK DISINI !

TRADING ECONOMICS : 12 DATA UNTUK MEMAKSIMALKAN HASIL TRADING ANDA

Trading Economics : 12 Data untuk Memaksimalkan Hasil Trading Anda
24 July 2021 in Trading - by Adi Nugroho

Trading economics adalah platform online atau website yang menyediakan informasi mengenai historical data, economic forecast, news, hingga rekomendasi trading. 

Trading economics ini dapat membantu Anda dalam melakukan analisa mengenai pergerakan harga ke depannya dengan cara melihat pertumbuhan perekonomian di suatu negara. 

Trading economics ini menyediakan banyak data kondisi perekonomian dari berbagai negara di dunia sesuai pilihan Anda,  termasuk Indonesia. 

Nah, berikut ini adalah 12 data yang terdapat di website Trading Economics dan perlu Anda ketahui.  Karena, dengan mengetahui dan mampu membaca 12 data tersebut, dapat memudahkan Anda untuk melakukan perencanaan atau strategi trading. 

1. Markets / Pasar 

Data ini menyajikan keterangan mengenai komoditas, kondisi mata uang yang menjadi aset trading, kondisi obligasi pemerintahan selama 10 tahun terakhir, serta kondisi pasar saham di negara – negara dengan mata uang yang menjadi aset trading.  

2. GDP / PDB 

GDP / PDB adalah singkatan dari Produk Domestik Bruto yang merupakan salah satu indikator penting untuk mengukur kondisi perekonomian suatu negara. 

Kolom GDP / PDB dalam trading economics menunjukkan mulai dari pertumbuhan PDB, PDB dari berbagai sektor (pertanian, konstruksi, manufaktur, pertambangan, administrasi publik, jasa, transportasi, hingga utilitas). Selain itu juga menampilkan PDB dasar harga konstan, PDB per kapita, PDB per kapita KKB, pembentukan modal tetap bruto, hingga produk nasional bruto. 

3. Labor / Buruh 

Bukan hanya data mengenai kondisi keuangan, namun juga kondisi pekerja di suatu negara juga dapat Anda ketahui melalui trading economics. 

Data mengenai buruh meliputi jumlah pekerja aktif, perubahan penyerapan lapangan kerja, tingkat kerja, upah minimum, populasi, jumlah pensiun, jumlah pengangguran, tingkat pengangguran, upah, hingga pertumbuhan upah dan masih banyak lagi. 

4. Prices / Harga

Bagian ini menampilkan chart mengenai kondisi harga di sebuah negara seperti inflasi inti, inflasi pangan, harga impor, tingkat inflasi, harga produsen, hingga perubahan harga produsen, dan sebagainya.  

5. Money / Uang

Suku bunga menjadi hal yang penting untuk dipahami oleh para trader sebelum melakukan trading, terutama trading emas karena kondisi suku bunga mempengaruhi nilai mata uang sebuah negara dan berpengaruh kepada harga emas

Nah, kondisi neraca bank, rasio persediaan tunai, bunga deposito, suku bunga, tingkat bunga pinjaman, pertumbuhan kredit, pinjaman sektor swasta, hingga uang beredar dapat Anda pahami di sini. 

6. Trades / Perdagangan

Website Trading Economics juga menampilkan kepada Anda mengenai kondisi neraca perdagangan, arus modal, produksi minyak mentah, ekspor, utang luar negeri, penanaman modal asing, cadangan emas, aturan perdagangan, indeks terorisme, hingga pendapatan wisata dan kedatangan wisata. 

7. Government / Pemerintahan 

Trading bukan hanya tentang kondisi keuangan, tapi lebih dari itu. Memahami bagaimana kebijakan pemerintah dalam bidang yang berkaitan dengan kondisi perekonomian negara tersebut juga perlu Anda pahami. 

Kolom pemerintahan atau government pada trading economics ini menyajikan mengenai peringkat kredit, belanja fiskal, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), utang pemerintah, belanja pemerintah, pendapatan pemerintah, peringkat kredit, hingga pengajuan izin pengungsi dan liburan. 

8. Business / Bisnis

Suatu negara pasti memiliki bisnis sendiri sebagai salah satu sumber pendapatan negara. Nah, kondisi bisnis sebuah negara dapat Anda ketahui melalui chart ini seperti bangkrut, produksi dan penjualan mobil, peringkat daya saing, kecepatan internet, kinerja manufaktur, produksi baja, produksi pertambangan, sentimen usaha kecil, dan masih banyak lagi. 

9. Consumer / Konsumen

Data konsumen membahas mengenai tingkat konsumsi masyarakat di suatu negara seperti tingkat bunga kredit perbankan, keyakinan konsumen, kredit konsumen, belanja konsumen, pendapatan individu yang habis dibelanjakan, harga bensin, tabungan individu, penjualan eceran MoM, penjualan eceran YoY, kredit kepada sektor swasta, rasio utang rumah tangga terhadap PDB, hingga rasio utang rumah tangga terhadap penghasilan. 

10. Housing / Perumahan

Pemerintah juga mengatur mengenai kondisi pemukiman sesuai dengan aturan tata ruang yang berlaku sehingga masyarakat tidak bisa sembarangan mendirikan bangunan. 

Trading economics juga menampilkan mengenai izin pendirian bangunan, keluaran pembangunan konstruksi, tingkat kepemilikan rumah, indeks perumahan, hingga pembangunan hunian baru. 

11. Taxes / pajak 

Bagian taxes atau pajak tentu saja menampilkan mengenai kondisi pajak sebuah negara seperti tarif pajak perusahan, tingkat pajak penghasilan perorangan, tingkat pajak penjualan, tingkat jaminan sosial, tingkat jaminan sosial bagi perusahaan, hingga tingkat jaminan sosial bagi karyawan. 

12. Kesehatan 

Kondisi kesehatan tentu juga berpengaruh terhadap kondisi perekonomian sebuah negara. Apalagi, selama pandemi dari 2020, membuat pemerintah terutama Indonesia dibingungkan prioritas mana yang akan diselamatkan, antara kesehatan, perekonomian, ataukah memaksimalkan keduanya. 

Di trading economics, Anda akan mendapati chart mengenai kasus coronavirus, kematian akibat coronavirus, data pasien sembuh dari coronavirus, tingkat dan total vaksinasi coronavirus, hingga jumlah rumah sakit, tempat tidur ICU, perawat dan dokter medis. 

Jadi,  itulah 12 data yang tercantum dalam trading economics yang perlu Anda pahami untuk melihat kondisi perekonomian suatu negara sehingga bisa Anda gunakan dalam melakukan analisa untuk strategi trading. 

Namun, sebagaimana tidak ada hal yang selalu benar dalam trading, kemampuan analisa teknikal dan analisa fundamental perlu Anda kuasai dalam membaca data pada trading economics untuk menghindari jebakan kalender agar Anda mendapatkan hasil trading yang maksimal. 

Share :