Hedging Strategy: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya
TRADING EMAS DAPAT EMAS TANPA DIUNDI, LEVERAGE 1:200 
 DAPATKAN EMAS LEBIH BANYAK, LEBIH UNTUNG!

MEMAHAMI YANG DIMAKSUD DENGAN HEDGING STRATEGY DAN CONTOHNYA

Memahami yang Dimaksud dengan Hedging Strategy dan Contohnya
14 September 2021 in Pattern - by Adi Nugroho

Apakah Anda merupakan salah seorang trader yang aktif pada transaksi trading valuta asing atau forex? Atau mungkin Anda menjalani sebuah perusahaan yang kerap kali melakukan kerja sama dengan perusahaan atau pihak asing?

Jika ya, maka Anda perlu mengetahui strategi-strategi yang perlu dieksekusi untuk memberikan keuntungan pada aktivitas trading bisnis Anda.

Salah satu strategi yang perlu Anda ketahui dalam kegiatan trading adalah hedging strategy. Apakah yang dimaksud dengan hedging strategy?

Hedging Strategy atau Lindung Nilai

Ketika melakukan transaksi dengan skala internasional, baik itu transaksi ekspor ataupun impor, Anda perlu mengetahui adanya risiko kerugian yang mungkin terjadi pada transaksi Anda.

Untuk menghindarinya, Anda perlu melakukan strategi lindung nilai atau hedging strategy

Pada dasarnya, hedging strategy adalah sebuah upaya yang dilakukan untuk bertahan di risiko yang mungkin terjadi dari transaksi valas yang dilakukan. 

Hal-hal yang mungkin merugikan dari transaksi valas adalah seperti terjadinya fluktuasi nilai tukar uang dan fluktuasi tersebut merugikan kegiatan transaksi. Adanya fluktuasi tersebut tentunya akan mengganggu omset penjualan dan juga menyulitkan Anda dalam menentukan harga penjualan untuk mendapatkan keuntungan apabila produk yang Anda tawarkan adalah produk yang diimpor dari luar negeri.

Cara melakukan hedging strategy dapat dilakukan dengan membuat portofolio dari derivat valuta asing.

Dalam konteks investasi pada trading forex pun, hedging strategy juga perlu dilakukan untuk mengurangi risiko yang mungkin terjadi dari investasi yang dilakukan.

Tujuan dari dilakukannya strategi lindung nilai yang dilakukan adalah untuk tetap memberikan kemungkinan untung pada trader ataupun investor dari kegiatan investasi dan trading yang dilakukan.

Strategi lindung nilai juga memiliki manfaat dalam meminimalkan risiko gagal dalam membayar sektor luar negeri dan juga menjaga integritas dari kondisi keuangan bisnis yang dijalankan.

Contoh bentuk strategi lindung nilai atau hedging strategy dapat dilihat pada kontrak serah dan kontrak berjangka yang dllakukan untuk melindungi nilai keuangan dalam mencegah risiko pergeseran harga pasar. 

Selain itu, hedging strategy juga dapat dilakukan dengan cara membuat kontrak forward seperti posisi beli (buy) dollar forward atau long forward dollar.

Untuk memberikan pemahaman lebih mendalam, strategi lindung nilai dapat dilihat pada contoh kejadian Krisis Moneter yang terjadi di Indonesia pada tahun 1998. 

Adanya krisis perekonomian yang terjadi tersebut terjadi karena adanya depresiasi nilai tukar mata uang yang merosot tajam sehingga pemerintah Indonesia mengalami kesulitan untuk membayar hutang ke luar negeri. Pada saat itu, hedging strategy merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi kondisi krisis moneter yang terjadi.

Contoh lain dilakukannya strategi lindung nilai dapat dilihat pula pada saat Bank Indonesia melakukan swap lingung (swap hedging) pada aturan yang diberlakukan. Hal tersebut dilakukan untuk mengatur transaksi valuta rupiah antar bank luar dengan Bank Indonesia.

Itulah penjelasan seputar apa itu lindung nilai atau hedging strategy, tujuan dari dilakukannya hal tersebut pada kegiatan trading dan investasi valas, serta contoh dari dilakukannya hedging strategy.

Share :