KURS JISDOR HARI INI: PERBEDAAN KURS JISDOR DAN KURS TENGAH BANK INDONESIA (BI)

08 December 2021 in Kurs - by Adi Nugroho

Disetiap negara pastinya mempunyai mata uang yang berbeda sebagai alat pembayaran yang sah untuk negaranya. Namun, untuk transaksi internasional dalam perdagangan internasional kita perlu menggunakan mata  uang internasional yaitu dolar AS (Amerika Serikat) 

Dolar AS merupakan mata uang yang sering digunakan sebagai alat pembayaran perdagangan internasional. Terdapat banyak negara yang menyimpan cadangan devisa dalam bentuk mata uang dolar AS. dari hal tersebut dolar AS dipercaya menjadi patokan nilai tukar mata  uang asing dan dijadikan acuan konversi kurs.Anda mungkin pernah mendengar bahwa dolar AS seringkali mengalami pergerakan nilai yang fluktuatif. 

Pengertian Kurs JISDOR

Kurs JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dolar Rate) merupakan kurs referensi sebagai landasan transaksi niaga berbasis valuta asing yang berdasarkan transaksi IDR/USD terhadap rupiah di pasar valuta asing yang didukung oleh SISMONTAVAR (Sistem Monitoring Transaksi Valuta Asing Terhadap Rupiah) di Bank Indonesia.

Kurs JISDOR merupakan volume rata-rata dari jumlah transaksi antar bank, baik dengan dolar AS maupun rupiah. Kurs JISDOR hari ini dipublikasikan via situs resmi Bank Indonesia dengan kurs sebesar Rp 14.280,00. Kurs JISDOR hanya disediakan pada hari kerja saja dan di update di pukul 10.00 WIB.

Pengertian Kurs Transaksi BI 

Kurs tengah merupakan kurs antara kurs jual dan kurs beli. Namun, kali ini Bank Indonesia (BI) menekankan tidak lagi mengeluarkan informasi resmi terkait kurs tengah sehingga kurs tengah BI berubah nama menjadi kurs transaksi BI. 

Kurs transaksi Bank Indonesia (BI) digunakan sebagai referensi transaksi Bank Indonesia dengan pihak ketiga, contohnya pemerintah. Dalam hal ini kurs transaksi BI mengambil titik tengah dengan menggunakan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR). 

Data dari kurs transaksi BI ditampilkan di situs resmi Bank Indonesia dan cukup lengkap karena menampilkan kurs jual dan kurs beli dari sebagian mata uang asing. Kurs ini biasanya digunakan oleh perusahaan perbankan atau non bank. 

Kurs jual dan kurs beli tidak bisa digunakan untuk penyusunan laporan, dimana pada akhirnya Bank Indonesia mengeluarkan kurs tengah dengan cara membagi jadi kurs jual dan kurs beli. Kemudian pihak Bank Indonesia (BI) menerbitkan kurs JISDOR dimana kurs tengah yang biasa digunakan laporan keuangan tidak digunakan dalam laporan keuangan perusahaan. 

Sebelum JISDOR ditetapkan sebagai kurs acuan dengan referensi yang aktual, perdagangan dengan valuta asing dilakukan dengan berdasarkan pada tiga referensi yang umum digunakan di pasar domestik. Berikut referensinya

  • Kurs USD/IDR yang dilaporkan pada Bloomberg dan Reuters. Kurs ini dianggap tidak statis karena hal tersebut tergantung dengan bank yang melakukan kuotasi terakhir. Dalam hal ini membuat nilainya bisa saja mengalami perubahan setiap saat. Referensi  ini disebut juga sebagai Kurs Penutupan Reuters/Bloomberg atau mark to market yang pengumumannya dilakukan pada pukul 16.00 saat penutupan pasar.
  • Kurs Bank Indonesia merupakan nilai tukar USD/IDR yang diumumkan oleh pihak Bank Indonesia. Berdasarkan transaksi valuta asing yang dimulai pada pukul 09.30 hingga 09.50. Referensi ini umumnya digunakan oleh perusahaan perbankan atau non-bank baik dengan maupun tanpa banknote.
  • Kurs tengah BI atau kurs neraca, yaitu nilai tukar USD/IDR yang ditentukan oleh BI untuk kepentingan laporan keuangan perusahaan.

Share :