Belajar Tentang Leverage Forex: Si Pedang Bermata Dua

BELAJAR TENTANG LEVERAGE FOREX: SI PEDANG BERMATA DUA

Belajar Tentang Leverage Forex: Si Pedang Bermata Dua
01 July 2020 in Blog - by Admin FOREXimf

Mengapa Anda tertarik pada forex trading?
Apakah karena peluangnya yang besar?
Two-way opportunity ?
Strategi forex yang memukau?

Atau justru Anda memang sedang ingin belajar lebih dalam lagi tentang trading forex?

Apa pun alasan Anda, tidak menjadi masalah. Namun yang jelas ada satu faktor yang mungkin tidak didapati dalam perdagangan instrumen finansial yang lain yaitu, leverage.

Bagaimana Leverage dalam Trading Forex Bekerja?

Dalam forex trading, keberadaan leverage memungkinkan Anda untuk melakukan transaksi dengan modal yang jauh lebih kecil daripada modal sesungguhnya.

Sebagai contoh, untuk melakukan transaksi dengan contract size senilai $100,000 (seratus ribu dollar), Anda cukup mengeluarkan modal sebesar $1,000 saja (yang disebut dengan margin) dengan leverage 1:100.

Cara menghitungnya adalah sebagai berikut:

Margin yang diperlukan = Leverage x Nilai transaksi

Jadi, meskipun misalnya Anda hanya mempunyai $10,000, Anda masih bisa melakukan transaksi senilai $100,000 karena modal yang Anda butuhkan hanya $1,000. Cukup 1% saja dari nilai transaksi sesungguhnya.

Leverage sebesar 1:100 disebut dengan “margin leverage”.

Real Leverage dalam Trading Forex

Anda harus belajar memahami real leverage dalam forex trading sebab ini jauh lebih penting daripada margin leverage itu sendiri.

Untuk bisa mengetahui real leverage, sebenarnya cukup mudah. Anda tinggal membagi total nilai transaksi dari posisi terbuka yang Anda miliki dengan total modal yang Anda miliki.

Cara Menghitung Leverage Forex

Sebagai contoh:
Anda memiliki modal sebesar $10,000 di akun Anda, lalu Anda membuka posisi sebanyak 1 lot standar; yang senilai dengan $100,000.

Nah, dalam kondisi tersebut, artinya Anda melakukan transaksi dengan leverage 10 kali lebih besar dibanding modal Anda (100.000 dibagi 10.000).

Jika Anda membuka posisi sebesar 2 lot standar (senilai $200,000), maka leverage terhadap modal Anda adalah 20 kali.

Dalam forex trading, kita senantiasa memantau pergerakan harga dalam satuan pip. Pergerakan satu pip bisa merupakan pergerakan desimal ke-5 atau ke-3 dari harga yang Anda pantau, tergantung pada curency pair apa strategi forex Anda diterapkan. Namun ternyata pergerakan pip tersebut hanyalah senilai sepersekian sen.

Sebagai ilustrasi, jika Anda melihat ada pergerakan harga – misalnya EUR/USD – dari 1.13000 ke 1.14000 (sejauh 1000 pips), sebenarnya harga hanya bergerak sebesar 1 sen saja.

Itulah sebabnya untuk bisa memperoleh keuntungan yang lebih “cepat”, Anda harus melakukan transaksi dalam jumlah besar agar pergerakan setiap pip bisa memberikan efek yang signifikan.

Seperti yang disebut-sebut di atas, nilai transaksi (contract size) untuk 1 lot reguler forex adalah senilai 100,000 dollar.

Anda memang tidak bisa menentukan margin leverage, karena bursa sudah menentukan besarannya – yang bisa Anda kelola dengan leluasa adalah real leverage-nya, berdasarkan style trading dan trading plan Anda tentunya.

Resiko berbanding lurus dengan leverage

Real leverage berpotensi memperbesar keuntungan yang Anda peroleh dari tiap pergerakan pip, namun di saat yang sama juga berpotensi memperbesar kerugian yang mungkin akan Anda derita. Semakin besar leverage yang Anda pakai, semakin besar pula resiko yang membayangi.

Memang hal ini tidak secara langsung berkaitan dengan margin leverage, meskipun demikian besarnya margin leverage juga bisa menyebabkan hal yang sama.

Mari kita lihat perhitungan real leverage-nya dulu:
Katakanlah Trader A dan Trader B sama-sama memiliki modal sebesar $10,000 dan membuka transaksi sell.

Trader A membuka posisi sebesar 5 lot standar, yang artinya senilai dengan $500,000.

Itu artinya, ia menggunakan real leverage sebesar 50 kali lebih besar daripada modalnya.

Jika ia mengalami kerugian sebesar 1000 pips (asumsi 1 pip = $1), maka itu berarti ia mengalami kerugian sebesar $5,000. Kerugian ini berarti sebesar 50% dari modal awalnya.

Sementara, Trader B membuka posisi sebesar 1 lot standar, yang artinya senilai dengan $10,000.

Dengan kata lain, real leverage yang diterapkannya hanya sebesar 1 kali dari modalnya.

Jika Trader B juga mengalami kerugian 1000 pips (asumsi 1 pip = $1), maka itu beraarti ia hanya mengalami kerugian sebesar $1,000; hanya 10% dari modalnya.

Auto Cut Forex Trading

Sekarang kita lihat contoh kasus dengan perhitungan margin leverage dulu dimana Trader A menggunakan margin leverage 1:100, sementara Trader B menggunakan margin leverage 1:50.

Keduanya sama-sama membuka posisi buy sebesar 1 lot standar.

Dengan demikian, Trader A membutuhkan modal transaksi sebesar $1,000 sementara Trader B membutuhkan $2,000.

Asumsikan keduanya mengalami kerugian sebesar 1000 pips, yang berarti sebesar $1,000 (asumsi 1 pip = $1).

Maka, Trader A mengalami kerugian sebesar 100% dibandingkan dengan modalnya, sementara Trader B hanya mengalami kerugian sebesar 50% dari modalnya.

Itu baru dari margin. Kita telah sama-sama tahun bahwa dalam forex, margin trading ada yang namanya level auto-cut.

Posisi terbuka Anda akan dilikuidasi secara paksa oleh sistem jika kerugian yang Anda derita sudah cukup besar sehingga membuat margin level Anda berada di angka kurang dari atau sama dengan 20%.

Itu artinya, kalau ternyata Trader A mengalami auto-cut, maka sisa dana yang tersisa hanya tinggal $200 (20% dari margin requirement).

Sementara, kalaupun Trader B mengalami auto-cut, ia masih menyisakan modal sebesar $400.

Kesimpulan

Ada dua jenis leverage: margin leverage dan real leverage.

Dampak margin leverage memang tak terlalu terlihat pada manajemen resiko atau manajemen modal, namun dari perhitungan yang dipaparkan dalam contoh di atas, jelas ada perbedaannya.

Dengan leverage yang lebih kecil, potensi kerugian Anda pun bisa diperkecil.

Namun yang lebih penting memang adalah memperhatikan real leverage yang Anda pergunakan. Semakin besar leverage-nya maka semakin besar pula resiko yang dihadapi.

Dengan belajar memahami leverage dalam trading forex, mudah-mudahan Anda bisa semakin bijak mengelola dana Anda.

Selamat belajar forex!

Join Webinar

Share :

FOREXimf Footer Background