Yunani Ajukan Proposal Baru Menjelang KTT Darurat
TRADING TIPS & TRICK TERBARU - ZOOM WORKSHOP FREE UNTUK TRADER FOREX

YUNANI AJUKAN PROPOSAL BARU MENJELANG KTT DARURAT

Yunani Ajukan Proposal Baru Menjelang KTT Darurat
22 June 2015 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Eko Trijuni
Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras mengajukan proposal paket reformasi baru kepada para kreditur asing kemarin (Minggu, 21/6) dalam upaya untuk membuka deadlock yang terjadi pada perundingan sebelumnya yang beresiko pada kebangkrutan Yunani. Langkah ini dipilih oleh Tsipras setelah muliaran euro ditarik dari bank-bank Yunani. Presiden Perancis Francois Hollande, dalam kunjungannya ke Milan, mengkonfirmasi bahwa Yunani telah mengajukan penawaran baru meskipun para diplomat Uni Eropa mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada proposal tertulis resmi yang datang ke meja mereka. Belum jelas sejauh mana proposal yang baru tersebut akan memenuhi persyaratan yang diajukan oleh para kreditur, di antaranya pemotongan pengeluaran dan kenaikan pajak. Meskkpun demikian proposal baru tersebut menumbuhkan harapan akan tercapainya kesepakatan di menit-menit terakhir sebelum Athena benar-benar kehabisan uang. Lobi Tsipras Sehari menjelang Konferensi Tingkat Tinggi Darurat yang melibatkan para pemimpin kawasan euro di Brussels, Tsipras mengadakan rapat kabinet secara maraton dan mendiskusikan kemungkinan penawaran baru kepada para pemimpin Jerman, Perancis dan Komisi Eropa melalui telepon. Tsipras dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker, Presiden European Central Bank Mario Draghi dan Kepala International Monetary Funds Christine Lagarde di hari Seini menjelang pertemuan dengan para pempimpin kawasan euro di sore harinya. Dalam kampanyenya ketika bertarung untuk kursi Perdana Menteri, Tsipras bersikukuh untuk menolak program penghematan yang diajukan oleh para kreditur untuk mencairkan dana bailout, salah satunya adalah memangkas dana pensiun dan menaikkan pajak. Namun sumber di pemerintahan menyebutkan bahwa Athena mungkin akan mempertimbangkan menaikkan value-added-tax atau pungutan lain untuk memuaskan para kreditur. Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan dalam sebuah konferensi pers bersama Perdana Menteri Italia Matteo Renzi, "Tidak boleh membuang waktu. Setiap hari berharga. Pembicaraan dan negosiasi harus berlanjut sehingga tercapai kesepakatan."

Share :