Dapatkan strategi trading profitable. +474% dan +532%

USDJPY BERKONSOLIDASI DI BAWAH AREA KUNCI 109

23 March 2021 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Fikri Fairuz
  • USD/JPY terjebak di antara risiko di mana imbal hasil AS tenggelam, membatasi kenaikan greenback.
  • Pembicara Fed kembali menjadi perhatian pasar.

USD/JPY diperdagangkan pada 108,80 dan datar pada hari ini di pasar Asia yang lebih tenang pada hari Selasa.

Pasar telah menyerap volatilitas menyusul berita utama akhir pekan setelah Presiden Turki Erdogan memecat gubernur bank sentral hawkish yang telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 200bp menjadi 19% pada hari Kamis.

TRY dikutip sebanyak -17% lebih rendah pada awalnya yang membebani USD/JPY, memaksanya ke level terendah 108,55 di pembukaan.

Sementara itu, dolar AS juga naik tetapi langkah tersebut dibatasi oleh imbal hasil treasury AS yang turun lebih rendah pada sesi Senin, menyusul beberapa risiko yang timbul di Turki dan sanksi yang diberikan pada Tiongkok.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS dua tahun tetap di 0,14%, dan imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun turun ke level 1,66% sebelum naik ke 1,69%.

Sementara itu, pembicara Fed akan kembali dari periode blackout minggu ini.

Michelle W. Bowman dari FOMC, James Bullard, Raphael Bostic, Thomas Barkin, Lael Brainard, dan John Williams semua akan berbicara.

Namun, sangat tidak mungkin bahwa setiap landasan baru akan terjadi minggu ini oleh pembicara Fed terhadap sikap kebijakan Fed setelah pertemuan FOMC minggu lalu.

Mengenai geopolitik, Gedung Putih mengatakan sedang mengevaluasi langkah selanjutnya menuju Tiongkok setelah perundingan yang tidak menyenangkan di Alaska pekan lalu antara pejabat kunci AS dan Tiongkok dan sanksi atas dugaan pelanggaran di Xinjiang yang diumumkan sebelumnya pada hari Senin.

"Kami terus memiliki keprihatinan besar terkait kejahatan Tiongkok terhadap kemanusiaan dan genosida terhadap orang Uighur di Xinjiang," kata juru bicara Gedung Putih Jen Psaki. Ketika didesak tentang sanksi di masa depan, Psaki membiarkan peluangnya tetap terbuka.

"Kami akan mengevaluasi langkah selanjutnya yang sesuai dengan koordinasi yang erat dengan sekutu kami di seluruh dunia," katanya.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :