Sterling Jatuh Setelah Data Inflasi Inggris

STERLING JATUH SETELAH DATA INFLASI INGGRIS

Sterling Jatuh Setelah Data Inflasi Inggris
18 April 2018 in Berita Forex Terkini - by Eko Trijuni

Pound jatuh ke posisi terendah hari ini pada perdagangan hari Rabu setelah data yang menunjukkan bahwa inflasi Inggris jatuh ke titik terendah dalam setahun pada bulan Maret, berpotensi mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Bank of England bulan depan.

GBP / USD turun 0.59% ke 1.4204 dari sekitar 1.4275 sebelumnya.

Kantor Statistik Nasional melaporkan bahwa tingkat inflasi tahunan melambat menjadi 2.5% pada Maret dari 2.7% pada bulan sebelumnya. Itu di bawah ekspektasi 2,7% dan merupakan level terendah dalam setahun.

Inflasi melambat menjadi 2.3% untuk tahun-ke tahun, turun dari 2.4% di Februari dan di bawah dari ekspektasi untuk naik menjadi 2.5%.

Dengan inflasi jatuh kembali mendekat ke target BoE di 2%, mengambil pandangan bahwa kenaikan suku bunga di Mei belum mungkin terjadi.

Angka inflasi merupakan indikasi terbaru bahwa biaya hidup di Inggris mereda.

Data pada hari Selasa menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata meningkat 2.8% dalam tiga bulan hingga Februari, melampaui inflasi tahunan untuk pertama kalinya dalam sekitar satu tahun.

Pound juga melemah terhadap euro, dengan EUR / GBP naik 0.65% ke 0.8714, naik dari sekitar 0.8659 sebelumnya.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background