Pelemahan Minyak Tertahan Isu Libya

PELEMAHAN MINYAK TERTAHAN ISU LIBYA

Pelemahan Minyak Tertahan Isu Libya
26 June 2018 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Eko Trijuni

Harga minyak mentah masih tertahan dari pelemahan lebih jauh karena adanya ketidakpastian ekspor dari Libya, meskipun rencana dari OPEC untuk menaikkan produksi masih ada.

Brent bergerak di kisaran $74.95 per barel sebagaimana yang terpantau pada pukul 08.04 WIB, naik 22 sen atau 0,3 persen dari harga penutupan terakhir. Sementara itu US West Texas Intermediate (WTI) terpantau di kisaran $68.33 per barel, naik 25 sen atau 0,4 persen.

Menurut para pelaku pasar, hal tersebut sebagian besar disebabkan oleh ketidakpastian seputar ekspor minyak dari Libya, yang merupakan anggota Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC).

google-review-foreximf

Pasukan Libya Timur yang dipimpin oleh Khalifa Haftar telah mengambil alih kendali atas pelabuhan minyak National Oil Corporation (NOC) yang terpisah yang berlokasi di sisi timur negara tersebut.

Menurut Haftar, perusahaan minyak milik negara Libya tersebut yang berpusat di Tripoli tidak lagi diperbolehkan untuk menangani minyak di lokasi tersebut.

Dalam pernyataan yang kemudian dikonfirmasi oleh Reuters, Ahmad Mismari, juru bicara pasukan Libya National Army (LNA) pimpinan Haftar, mengatakan bahwa tidak ada tanker yang diperbolehkan berlabuh di pelabuhan timur tanpa izin dari otoritas NOC yang berbasis di Benghazi, kota utama di bagian timur Libya.

Situasi Libya ini meruak setelah OPEC dan sekelompok produsen non-OPEC mengumumkan kenaikan suplai sekitar 1 juta barel per hari.

Share :

FOREXimf Footer Background