Optimisme Suku Bunga Mereda, USD Terkoreksi

OPTIMISME SUKU BUNGA MEREDA, USD TERKOREKSI

Optimisme Suku Bunga Mereda, USD Terkoreksi
21 August 2015 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Eko Trijuni
US Dollar (USD) melemah terhadap euro dan mata uang utama dunia lainnya karena menurunnya optimisme akan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) di bulan depan. Euro mencatatkan penguatan terbesar di antara mata uang mayor lainnya, dengan penguatan sebesar 0,8 persen terhadap USD ke kisaran 1.12, di tengah gejolak yang melanda mata uang negara berkembang akibat devaluasi yuan pekan lalu. Para pelaku pasar berpendapat bahwa kemungkinan Fed akan menaikkan suku bunga untuk yang pertama kalinya dalam sepuluh tahun terakhir di bulan depan hanya tinggal sekitar 40 persen. Banyak spekulan melakukan aksi jual dollar setelah minutes Fed yang dirilis Rabu kemarin (19/8) tidak memberikan petunjuk apa pun tentang waktu kenaikan suku bunga. Padahal , data klaim pengangguran yang dirilis tadi malam (Kamis, 20/8) memperlihatkan bahwa sektor tenaga kerja Amerika Serikat (AS) masih menguat dan perekonomian masih memungkinkan untuk kenaikan suku bunga. USD juga melemah 0,49 persen terhadap yen sementara poundsterling menguat 0,03 persen terhadap USD. Euro berhasil mencapai kisaran 1.12 yang merupakan level tertinggi sejak 30 Juni seiring pengunduran diri Perdana Menteri Yunani, Alexis Tsipras. Mata yang negara berkembang mendapat hantaman keras. Lira Turki melemah ke rekor level terendah baru. Kekhawatiran akan jatuhnya harga minyak dan komoditi dunia diperparah oleh gejolak China. Krona Norwegia juga melemah ke level terendah tujuh bulan terhadap euro setelah data menunjukkan bahwa perekonomian Norwegia melemah di kuartal ke-2 tahun 2015. Hal ini membuka kemungkinan bank sentral Norwegia untuk menurunkan suku bunga di bulan-bulan mendatang.

Share :

FOREXimf Footer Background