OPEC Berencana Adakan Pertemuan Tambahan

OPEC BERENCANA ADAKAN PERTEMUAN TAMBAHAN

OPEC Berencana Adakan Pertemuan Tambahan
24 December 2018 in Berita Forex Terkini - by Eko Trijuni

OPEC dan sekutu produsen minyak lainnya siap untuk mengadakan pertemuan luar biasa dan akan melakukan apa yang diperlukan jika pemotongan saat ini dalam output minyak sebesar 1.2 juta barel per hari tidak menyeimbangkan pasar tahun depan, menurut menteri energi Uni Emirat Arab mengatakan pada hari Minggu.

Memperpanjang perjanjian output yang ditandatangani pada awal Desember tidak akan menjadi masalah dan produsen akan melakukan sesuai permintaan pasar, Suhail al-Mazrouei mengatakan pada konferensi pers pertemuan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Arab di Kuwait.

"Bagaimana jika 1,2 juta barel pemotongan tidak cukup? Saya katakan kepada Anda bahwa jika tidak, kita akan bertemu dan melihat apa yang cukup dan kita akan melakukannya," kata Mazrouei.

"Rencana (untuk memotong produksi minyak) dipelajari dengan baik tetapi jika tidak berhasil, kami selalu memiliki kekuatan di OPEC untuk menyerukan pertemuan luar biasa," tambahnya.

"Jika kami diminta untuk memperpanjang selama enam bulan, kami akan melakukannya ... Saya dapat meyakinkan Anda bahwa perpanjangan tidak akan menjadi masalah."

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu lain yang dipimpin Rusia sepakat awal bulan ini untuk memangkas produksi minyak lebih dari yang diperkirakan pasar.

Namun, harga minyak mentah jatuh pada hari Jumat ke level terendah sejak kuartal ketiga 2017 karena kelebihan pasokan global menjelang liburan selama dua minggu ke depan.

Menteri UEA mengatakan, OPEC bersama dan komite pemantau non-OPEC akan bertemu di Baku pada akhir Februari atau awal Maret, karena produsen bertujuan mengembalikan pasar minyak ke keseimbangan yang tercapai pada musim panas 2018.

Mazrouei berbicara pada konferensi pers bersama dengan menteri energi Irak dan Aljazair serta gubernur OPEC Arab Saudi, Adeeb Al-Aama.

Al-Aama mengatakan kelebihan pasokan pasar minyak telah turun menjadi 37 juta barel minyak mentah pada November dari 340 juta barel pada Januari 2017, ketika OPEC dan sekutunya mulai memangkas produksi dalam upaya untuk mengangkat harga minyak mentah.

Menteri Perminyakan Irak Thamir Ghadhban mengatakan ada harapan bahwa keputusan pengurangan produksi minyak dapat diperbarui, menambahkan bahwa Irak akan bersedia untuk memperpanjang perjanjian produksi pada bulan April. OPEC akan mengadakan pertemuan keputusan kebijakan produksi minyak berikutnya bulan itu di Wina.

"Kami akan mengawasi harga dan bagaimana mereka bereaksi dari waktu ke waktu," kata Ghadhban.


Jika Anda menginginkan berita fundamental real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang update berita fundamental kami di kolom komentar.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background