Minyak Stabil Setelah Penurunan Terbesar dalam Tiga Minggu

MINYAK STABIL SETELAH PENURUNAN TERBESAR DALAM TIGA MINGGU

Minyak Stabil Setelah Penurunan Terbesar dalam Tiga Minggu
23 December 2019 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Eko Trijuni

Minyak stabil setelah penurunan terbesar dalam tiga minggu pada hari Jumat karena ada berita Kuwait encapai kesepakatan dengan Arab Saudi yang akan mengembalikan produksi minyak mentah di sepanjang perbatasan mereka, dan  meningkatnya pengeboran oleh perusahaan pengeboran di AS.

Harga Oil berjangka untuk kontrak Februari bertahan di atas $ 60 per barel di New York setelah jatuh 1,2% pada hari Jumat, kemunduran paling tajam sejak 29 November. Kuwait-Saudi berbagi zona netral, yang telah ditutup selama setidaknya empat tahun karena perselisihan antara kedua negara, dapat menghasilkan sebanyak 500.000 barel per hari. Perusahaan pengeboran A.S. minggu lalu meningkatkan pengeboran paling banyak dalam hampir dua tahun, menurut data dari Baker Hughes Co., meningkatkan prospek pasokan.

Minyak mengalami salah satu bulan terbaik tahun ini setelah AS dan China mencapai pakta perdagangan awal, dan ketika Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya sepakat untuk memperdalam pengurangan produksi dalam menghadapi meningkatnya pasokan dari saingan mereka. Hedge fund meningkatkan taruhan bullish dalam pekan yang berakhir 17 Desember ke level tertinggi dalam lebih dari tujuh bulan, menurut data yang dirilis Jumat. Namun, ada kekhawatiran kenaikan minyak mentah mungkin berlebihan

Share :

FOREXimf Footer Background