💰Pengen dapet SINYAL FOREX dari PRO TRADER TIAP HARI? YUK SIMAK CARANYA

IMF PANGKAS PROYEKSI PERTUMBUHAN, HARGA MINYAK MENTAH MELEMAH 5%

20 April 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Rudy Rinaldi
  • Harga minyak mentah dunia melemah sejauh 5% karena kekhawatiran yang muncul setelah International Monetary Fund (IMF) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia.
  • Harga minyak mentah melemah meskipun produksi OPEC+ masih rendah, yang hanya memproduksi 1,45 juta barel per hari, di bawah target bulan Maret.
  • IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global hampir setengah persen poin, dengan catatan khusus mengenai invasi Rusia ke Ukraina.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

Harga minyak mentah dunia melemah sejauh 5% karena kekhawatiran yang muncul setelah International Monetary Fund (IMF) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia. IMF juga mengingatkan akan adanya kemungkinan peningkatan inflasi.

Harga minyak mentah melemah meskipun produksi OPEC+ masih rendah, yang hanya memproduksi 1,45 juta barel per hari, di bawah target bulan Maret. Rusia mulai menurunkan produksi menyusul sanksi yang dijatuhkan Barat.

Laporan yang diterima Reuters menyebutkan bahwa Rusia memproduksi sekitar 300.000 barel per hari, jauh di bawah target bulan Maret di angkat 10,02 juta barel per hari.

IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global hampir setengah persen poin, dengan catatan khusus mengenai invasi Rusia ke Ukraina. IMF juga mengingatkan bahwa laju inflasi saat ini sudah jelas dan berbahaya untuk banyak negara.

Pandangan bearish ini juga memberikan tekanan terhadap USD yang bergerak di kisaran level tertinggi dua tahun. Penguatan USD ini membuat harga komoditas dalam USD menjadi makin mahal untuk pelaku pasar yang menggunakan mata uang selain USD. Hal ini bisa berdampak pada berkurangnya permintaan, sehingga harga emas juga terkoreksi.

Presiden Federal Reserve St. Louis, James Bullard, pada hari Senin mengatakan bahwa inflasi Amerika Serikat terlalu tinggi dan ia mengemukakan lagi kemungkinan menaikkan suku bunga menjadi 3,5% di akhir tahun 2022 untuk menekan laju inflasi yang tercatat di angka tertinggi sejak 40 tahun terakhir.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :