FED INDIKASIKAN PELAMBATAN KENAIKAN SUKU BUNGA, EMAS MENGUAT

25 November 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • Harga emas mengalami penguatan setelah notulen rapat Fed memberikan sinyal pelambatan laju kenaikan suku bunga.
  • Menurut analis Reuters, penguatan emas kemungkinan tertahan di $1,758 per troy ounce.

Berita+Fundamental+Komoditi+Emas

Harga emas mengalami penguatan kemarin (Kamis, 24/11/2022), berkonsolidasi setelah notulen rapat Federal Reserve (Fed) memberi sinyal bahwa mereka akan memperlambat laju kenaikan suku bunga.

Harga emas kemarin sempat menguat hingga area $1,758.49 per troy ounce.

Rendahnya suku bunga cenderung akan menaikkan minat pasar akan logam mulia, dibandingkan dengan aset lain. Meskipun demikian suku bunga yang tinggi membuat emas masih menjadi aset lindung nilai dalam menghadapi inflasi yang tinggi serta ketidakpastian ekonomi sepanjang tahun ini.

Notulen rapat Fed yang diadakan tanggal 1-2 November lalu memperlihatkan bahwa mayoritas pejabat Fed setuju bahwa “dalam waktu dekat akan tepat” untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga. 

Saat ini prediksi pasar adalah 85% kemungkinan Fed akan menaikkan suku bunga di kisaran 25-50 basis point pada pertemuan yang akan diselenggarakan bulan Desember 2022.

Pasca pengumuman notulen tersebut, dolar cenderung melemah terhadap hampir semua mata uang utama. Pelemahan dolar membuat logam mulia menjadi lebih murah bagi para investor yang tidak memegang USD.

Meskipun demikian, menurut Wang Tao, analis teknikal Reuters, penguatan emas akan tertahan di area resistance teknikal di sekitar $1,758 per trou ounce dan berpotensi kembali turun.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :