Saatnya trading dengan SPREAD mulai dari 0.2 !! Atau dapatkan Cashback $10 / Lot. ❤️

EUR/USD TURUN DI BAWAH 1,1200, KETEGANGAN RUSIA-UKRAINA MENINGKAT

25 February 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • EUR/USD diperdagangkan di bawah 1,1200, karena dolar AS mendapat dukungan dalam gelombang penghindaran risiko
  • Laporan bahwa Rusia mendekati Kyiv membuat pasar kembali menunjukkan kekuatiran.
  • Inflasi AS dan pertemuan Biden-NATO akan menjadi fokus pasar.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

EUR/USD telah melakukan rebound setelah merosot ke level terlemah sejak Juni 2020 di dekat 1,1100 pada hari Kamis.

Namun, masih terlalu dini untuk mengatakan apakah pasangan ini keluar dari kesulitan karena pelaku pasar bersiap untuk hari yang bergejolak di tengah perang Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung.

Pelarian intens ke tempat yang lebih aman sangat membebani mata uang bersama pada hari Kamis dan EUR/USD mencatat penurunan satu hari terbesar sejak November, kehilangan hampir 1%.

Dengan barat menahan diri dari menargetkan sistem SWIFT dan sektor energi Rusia dalam serangan pertama sanksi terhadap Rusia, kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global mereda, memungkinkan EUR/USD untuk pulih dari posisi terendah multi-tahun.

Sementara itu, Presiden Ukraina Zelenskyy mengatakan pada hari sebelumnya bahwa pasukan Rusia berhenti maju ke segala arah.

Namun demikian, beberapa outlet berita melaporkan bahwa Rusia berencana untuk bergerak ke arah Kyiv menggunakan tank pada hari Jumat dan upaya Rusia untuk menggulingkan pemerintah Ukraina dapat memaksa investor untuk, sekali lagi, mencari perlindungan.

Dalam hal ini, mata uang bersama bisa menghadapi tekanan jual dan EUR/USD bisa berbelok ke selatan. Selanjutnya, barat dapat memberlakukan sanksi tambahan jika itu terjadi dan memungkinkan aliran safe-haven mendominasi pasar menjelang akhir pekan.

Di sisi lain, reli bantuan bisa menyapu pasar jika Rusia setuju untuk menahan serangan dan mencari solusi diplomatik. Seperti saat ini berdiri, ini tampaknya menjadi kemungkinan yang sangat jauh.

Kemudian di sesi tersebut, Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde akan berbicara tentang dampak krisis Rusia-Ukraina pada prospek kebijakan ECB. ECB menghadapi risiko dua arah dan jika Lagarde mengadopsi nada hawkish dengan mencatat bahwa mereka akan memprioritaskan memerangi inflasi, mata uang bersama dapat tetap tangguh terhadap dolar.

Di sisi lain, euro bisa berada di bawah tekanan bearish baru jika ECB memutuskan untuk menunda normalisasi kebijakan untuk mendukung kegiatan ekonomi.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :