Euro Menguat Setelah Macron Menang Pemilu

EURO MENGUAT SETELAH MACRON MENANG PEMILU

Euro Menguat Setelah Macron Menang Pemilu
08 May 2017 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Eko Trijuni

Euro menguat di awal Asia pada hari Senin karena pemain tengah Emmanuel Macron memenuhi harapan jajak pendapat dan mengalahkan kandidat kanan kanan anti-EU, Marine Le Pen, mengurangi kekhawatiran akan terjadinya pelanggaran di bidang politik Eropa.

EUR / USD diperdagangkan di kisaran 1.1005, naik 0,06%, sementara USD / JPY diperdagangkan di kisaran 112,92, naik 0,18 ^%. AUD / USD terakhir dikutip di 0,7412, turun 0,09%.

Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan greenback terhadap perdagangan enam mata uang utama, terakhir dikutip turun 0,19% menjadi 98,42.

Pada hari Senin, Australia melaporkan persetujuan bangunan untuk bulan Maret dengan penurunan 4,0%, dan survei kepercayaan bisnis April NAB dengan bacaan terakhir plus 6, bersamaan dengan survei bisnis NAB dengan bacaan terakhir plus 14. Sementara China akan melaporkan data perdagangan dengan surplus neraca perdagangan sebesar $ 35,05 miliar.

Pekan lalu, euro mencapai level tertinggi dalam enam bulan terhadap dolar A.S. pada hari Jumat karena optimisme mengenai kemungkinan hasil dalam pemilihan presiden Prancis mengimbangi data yang menunjukkan rebound pada pertumbuhan lapangan kerja A.S. bulan lalu.

Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada hari Jumat bahwa ekonomi A.S. menambahkan 211.000 pekerjaan bulan lalu, mengalahkan ekspektasi kenaikan 185.000 dan tingkat pengangguran turun menjadi 4,4%, mendekati level terendah 10 tahun.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa angka bulan sebelumnya sebesar 98.000 direvisi turun menjadi 79.000 lebih rendah. Pendapatan per jam rata-rata naik 0,3% di bulan April. Namun, revisi turun ke bulan sebelumnya menurunkan kenaikan year-on-year menjadi 2,5%, kenaikan terkecil sejak Agustus 2016, dari 2,6% di bulan Maret.

Data pekerjaan tidak banyak mengubah pandangan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada bulan Juni. Investor juga akan melihat ke depan data data inflasi dan penjualan ritel pada hari Jumat di AS untuk mengukur apakah ekonomi berada pada pijakan yang cukup kuat untuk kenaikan suku bunga lainnya segera setelah bulan depan. Pertemuan kebijakan moneter di Inggris dan Selandia Baru juga akan menjadi fokus.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background