EMAS MELONJAK KARENA US DOLAR TERGELINCIR; FOKUS BERGESER KE DATA INFLASI AS

13 September 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • Harga emas menguat di kisaran tertinggi dua minggu.
  • Suasana risk-on, dolar AS yang lebih lemah mendukung pemulihan XAU/USD menjelang rilis data Inflasi AS.
  • Berita utama seputar Rusia, harapan stimulus mendukung suasana risk-on.
  • Data inflasi AS yang lebih kuat dapat mendukung penguatan US dolar kembali

Berita+Fundamental+Komoditi+Emas

Harga emas (XAU/USD) bergerak lebih tinggi di kisaran puncak dua minggu setelah tren naik dua hari ke $1.725 karena para pedagang menunggu Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang sangat penting pada hari Selasa.

Penguatan terbaru logam dapat dikaitkan dengan optimisme pasar dan kemungkinan persiapan untuk angka inflasi hari ini.

Obrolan bahwa Ukraina memperoleh keberhasilan dalam mendorong kembali militer Rusia dari beberapa medan pertempuran tampaknya telah mendukung optimisme pasar, bahkan ketika hal yang sama menimbulkan kekhawatiran akan pembalasan keras Rusia.

Harapan lebih banyak stimulus dari ekonomi utama seperti China, AS, Inggris dan Eropa. Perlu dicatat bahwa hari libur di China juga dapat dikaitkan dengan rebound XAU/USD.

Selanjutnya, berita terbaru dari Wall Street Journal (WSJ) menunjukkan bahwa harga gas AS turun selama 13 minggu berturut-turut juga mengurangi tekanan pasar dan mendukung suasana risk-on, serta harga emas.

Di tempat lain, pembuat kebijakan dari Federal Reserve AS dan Bank Sentral Eropa (ECB) tetap hawkish tetapi pelunakan ekonomi utama baru-baru ini dan ekspektasi inflasi tampaknya telah mendorong kembali tekanan bagi emas.

Wall Street mencetak kenaikan satu hari lagi bahkan ketika imbal hasil Treasury AS meningkat, naik lima basis poin (bps) menjadi paling lambat 3,36%. Hal yang sama membebani Indeks Dolar AS (DXY) yang turun untuk hari kedua berturut-turut ke level terendah dalam dua minggu, paling lambat di sekitar 108,30.

Selanjutnya, CPI AS untuk Agustus menjadi penting setelah penurunan terbaru dalam tekanan harga. Perkiraan menunjukkan angka utama turun ke -0,1% MoM versus 0,0% sebelumnya sementara CPI ex Food & Energy kemungkinan akan tetap tidak berubah di 0,3% MoM. Jika angka inflasi lebih lemah, dolar AS mungkin memiliki penurunan lebih lanjut yang pada gilirannya dapat membantu XAU/USD untuk tetap lebih kuat.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex