Dollar Tetap Melemah Terhadap Mata Uang Utama

DOLLAR TETAP MELEMAH TERHADAP MATA UANG UTAMA

Dollar Tetap Melemah Terhadap Mata Uang Utama
24 January 2018 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Eko Trijuni

Dolar A.S. tetap melemah terhadap mata uang utama lainnya pada hari Rabu, karena akhir penghentian pemerintah A.S. gagal memberi banyak momentum ke greenback dan karena kekhawatiran mengenai kebijakan proteksionisme yang dikejar oleh Presiden Donald Trump memberikan beban tersendiri.

Investor tetap berhati-hati setelah pejabat Gedung Putih mengatakan bahwa Presiden Trump berencana menggunakan pidatonya ke Forum Ekonomi Dunia di Davos pada hari Jumat untuk menggarisbawahi kebijakan "Amerika Pertama".

Kebijakan semacam itu mencakup penarikan potensial dari perjanjian perdagangan bebas Amerika Utara dan menolak kesepakatan perubahan iklim global.

Dolar hanya sedikit rebound setelah Kongres menyetujui sebuah tindakan pada hari Senin untuk mendanai pemerintah selama sekitar tiga minggu dan Presiden Donald Trump menandatangani undang-undang tersebut, mengakhiri penutupan pemerintah tiga hari.

Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan greenback terhadap perdagangan enam mata uang utama, turun 0,59% pada level terendah tiga tahun baru di 89,35.

Euro telah didukung kuat tahun ini didorong oleh optimisme yang meningkat Bank Sentral Eropa akan memberi sinyal keluar lebih cepat dari yang diperkirakan dari program stimulusnya.

EUR / USD naik 0,43% pada puncak tiga-batu baru 1,2351. Pound juga menguat, dengan GBP / USD naik 1,15% pada level tertinggi 19 bulan di 1,4164 setelah data resmi pada hari Rabu menunjukkan bahwa tingkat pengangguran Inggris bertahan pada level terendah 42 tahun di bulan November, sejalan dengan ekspektasi, sementara upah Inflasi tidak termasuk bonus secara tak terduga meningkat.

Pada catatan yang kurang positif, data juga menunjukkan bahwa jumlah penggugat Inggris meningkat pada 8.600 di bulan Desember, mengecewakan harapan untuk kenaikan 5.400 orang.

Sterling telah sangat didukung dalam sesi terakhir dengan menumbuhkan optimisme seputar peluang Inggris dapat mengamankan kesepakatan Brexit yang menguntungkan.

Yen dan franc Swiss menguat, dengan USD / JPY turun 0,81% menjadi 109,44 dan dengan USD / CHF turun 0,76% menjadi 0,9503. Di tempat lain, dolar Australia dan Selandia Baru juga lebih tinggi, dengan AUD / USD naik 0,92% pada 0,8074 dan dengan NZD / USD menguat 0,73% menjadi 0,7411.

source : investing

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background