Dollar AS terpantau sedikit melemah terhadap yen dan euro pada hari Jumat setelah sempat rally baru-baru ini yang sempat mencapai level tertinggi 7-bulan. Penurunan semalam di AS treasury sebagai katalis satu-satunya yang menjadi alasan penurunan dolar akibat profit taking setelah melonjak pekan ini. Dollar AS berada di 122.915 setelah meluncur 0.6 persen pada hari Kamis. Keputusan Bank Sentral Jepang untuk tidak melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut memberikan sentimen positif terhadap yen. Sementara itu, Euro stabil di $ 1.0723 setelah naik 0.7 persen semalam. Euro masih di jalur pelemahan pada pekan ini setelah diterpa prospek Federal Reserve menaikkan suku bunga dan Bank Sentral Eropa yang akan melakukan pelonggaran kebijakan moneter bulan depan.
20 November 2015 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Eko Trijuni
Latest Article
Eskalasi Timur Tengah Picu Kekhawatiran Inflasi, Harga Emas Tertekan
Dolar AS Melemah di Tengah Meredanya Ketegangan Timur Tengah
Ketidakpastian Geopolitik dan Rilisnya FOMC Minutes Terus Menekan Emas
Ketegangan Timur Tengah dan Sikap Hawkish The Fed Tekan Harga Emas
Gangguan Laut Merah Picu Kenaikan Harga Energi Tekan Permintaan Emas