Dolar Turun, Investor Menunggu Tanggapan Fed Untuk Meningkatnya Inflasi
TRADING TIPS & TRICK TERBARU - ZOOM WORKSHOP FREE UNTUK TRADER FOREX

DOLAR TURUN, INVESTOR MENUNGGU TANGGAPAN FED UNTUK MENINGKATNYA INFLASI

Dolar Turun, Investor Menunggu Tanggapan Fed Untuk Meningkatnya Inflasi
23 February 2021 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • Dolar tertekan di pertengahan perdagangan di hari selasa, jatuh ke level terendah enam minggu karena investor menunggu respons potensial Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell terhadap meningkatnya kekhawatiran inflasi
  • Mata uang berisiko seperti AUD dan NZD naik ke level tertinggi dalam hampir tiga tahun karena naiknya harga komoditi seperti minyak
  • Powell, yang bersaksi di depan Kongres di kemudian hari, diharapkan memberikan jaminan bahwa Fed tidak akan menanggapi inflasi yang lebih tinggi dengan kenaikan suku bunga segera.

Dolar turun pada pertengahan perdagangan hari selasa, jatuh ke level terendah enam minggu karena investor menunggu respons potensial Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell terhadap meningkatnya kekhawatiran inflasi.

Indeks Dolar AS yang melacak greenback terhadap mata uang lainnya turun tipis 0,14% menjadi 89,957. Pasangan USD / JPY turun tipis 0,11% menjadi 104,94. Yen, saat ini mata uang utama berkinerja terburuk tahun 2021 karena sensitivitasnya terhadap penurunan harga Treasury AS, stabil terhadap dolar.

Pasangan AUD / USD naik tipis 0,15% menjadi 0,7926 sedangkan pasangan NZD / USD turun tipis 0,04% menjadi 0,7325. Pasangan USD / CNY turun tipis 0,07% menjadi 6,4582.

Pasangan GBP / USD naik tipis 0,15% menjadi 1,4083, tetap di atas angka 1,4. Pound, yang menguat hampir 3% pada 2021 ketika Inggris meluncurkan program vaksin COVID-19 yang cepat dan sukses, pada gilirannya meningkatkan kepercayaan pada pemulihan ekonomi Inggris.

Di tempat lain di Eropa, euro diatur untuk menguji kembali resistensi di sekitar angka $ 1,2220 setelah kenaikan kecil ke $ 1,2165.

Mata uang berisiko seperti AUD dan NZD naik ke level tertinggi dalam hampir tiga tahun karena harga material seperti minyak, tembaga, kayu dan susu bubuk juga naik. Keuntungan ini, bagaimanapun, telah memicu kekhawatiran akan kenaikan inflasi global dan aksi jual besar-besaran pada obligasi bertanggal panjang.

Powell, yang bersaksi di depan Kongres di kemudian hari, diharapkan memberikan jaminan bahwa Fed tidak akan menanggapi inflasi yang lebih tinggi dengan kenaikan suku bunga langsung, yang berpotensi menenangkan pasar obligasi dan pada akhirnya berpotensi menyebabkan dolar turun lebih jauh.

Raih peluang maksimal dengan trading toolbox!

Miliki berbagai macam cara dan metode untuk menaklukan market menggunakan robot, signal, CTO, market insights serta fitur unggulan lainnya yang telah teruji dan terbukti performanya. Miliki trading toolbox (QuickPro App) sekarang juga!

Ikuti Happy Trader

Share :