Dolar Tertekan Karena Kebuntuan Politik Memperlambat Rally

DOLAR TERTEKAN KARENA KEBUNTUAN POLITIK MEMPERLAMBAT RALLY

Dolar Tertekan Karena Kebuntuan Politik Memperlambat Rally
04 August 2020 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Adi Nugroho
  • Rebound dolar tersendat pada hari Selasa karena perselisihan politik atas rencana bantuan AS dan prospek ekonomi yang suram membebani us dollar.
  • Setelah bulan terburuk dalam satu dekade pada bulan Juli, greenback mengawali Agustus dengan penguatan karena beberapa investor memangkas posisi jual mereka.
  • Meskipun terjadi perlambatan dalam kasus virus A.S. baru pelaku pasar tetap kuatir apakah ekonomi A.S. dengan 30 juta orang tidak bekerja dapat benar-benar memimpin pemulihan dunia.

Rebound dolar tersendat pada hari Selasa karena perselisihan politik atas rencana bantuan AS dan prospek ekonomi yang suram membebani mata uang.

Setelah bulan terburuk dalam satu dekade pada bulan Juli, greenback mulai Agustus dengan catatan tegas karena beberapa investor memangkas posisi jual mereka.

US dolar secara luas bergerak dalam range yang sempit di awal perdagangan sesi AS pada hari Selasa terhadap mata uang utama, setelah sebelumnya tergelincir 0,3%.

Euro yang naik 5% terhadap dolar pada Juli naik tipis 0,1%, terakhir pada $ 1,1772.

"Saya pikir pemulihan zona euro akan jauh lebih cepat daripada pemulihan AS dan bahwa perbedaan pertumbuhan akan terus mendorong EUR / USD lebih tinggi," Marshall Gittler, kepala penelitian investasi di BDSwiss, mengatakan dalam sebuah catatan.

Dolar Aussie naik 0,3% setelah bank sentral mempertahankan kebijakan stabil, seperti yang diharapkan.

Bank sentral Australia meramalkan bahwa pemulihan ekonomi tidak merata. Negara bagian terbesar kedua di negara itu Victoria dikurung untuk memerangi kebangkitan virus.

Meskipun terjadi perlambatan dalam kasus virus A.S. baru dan mendorong data pabrik, investor tetap menilai apakah ekonomi A.S. dengan 30 juta orang tidak bekerja dapat benar-benar memimpin pemulihan dunia.

Para pejabat penting Gedung Putih dan para pemimpin Demokrat di Kongres AS akan mencoba lagi pada hari Selasa untuk mempersempit perbedaan yang menganga atas undang-undang bantuan kelima untuk membantu merangsang ekonomi. Perundingan tertutup selama berhari-hari sejauh ini membuahkan beberapa hasil.

"Kami masih dalam situasi (di seluruh dunia) di mana pasar ingin meyakini pemulihan berada di jalurnya tetapi masih mengkhawatirkan situasi COVID," kata analis FX Bank of Singapura, Moh Siong Sim.

"Perselisihan fiskal di AS adalah tes utama berikutnya untuk sentimen risiko, dan jika mereka berhasil mendapatkan kesepakatan - yang tampaknya mungkin - yang bisa mendukung sentimen risiko."

Ingin trading dengan lebih pasti dan percaya diri?

Daftar QuickPro sekarang juga dan dapatkan peluang trading secara real-time tanpa perlu khawatir peluangnya terlewat. Dengan QuickPro, Anda akan dipandu menjadi seorang trader pro!

Daftar Sekarang Untuk Melihat Video Of The Week Forex

Share :

FOREXimf Footer Background