Dolar Australia Menguat

DOLAR AUSTRALIA MENGUAT

Dolar Australia Menguat
09 December 2015 in Berita Forex Terkini - by Eko Trijuni

Dolar Australia menguat lebih lanjut pada Rabu, karena inflasi konsumen sedikit lebih tinggi dari yang diharapkan memicu permintaan. CPI China naik 1,5% melebihi perkiraan 1,4% sedanhkan PPI China jatuh 5,9%, sesuai dengan perkiraan. Australia bergantung pada ekspor dari China.

Semakin tinggi inflasi konsumen tidak diragukan lagi akan membatasi ruang bagi Bank Rakyat China untuk menurunkan suku bunga. PBOC terakhir memotong patokan suku bunga deposito satu tahun menjadi 1,5% pada akhir Oktober.

AUD/USD diperdagangkan pada 0,7228, naik 0,16%, sedangkan USD/JPY bergerak di 122,99, naik 0,04% setelah rebound tajam karena data pesanan mesin inti.

Di Australia, sentimen konsumen Westpac terjatuh 0,8% untuk Desember, turun dari 3,9% pada bulan sebelumnya. Juga kredit rumah Australia untuk Oktober turun 0,5%, kurang dari perkiraan dan pembiayaan perumahan merosot 6,1% untuk bulan yang sama.

Kantor Kabinet Jepang telah memperkirakan bahwa pesanan inti akan naik 2,9% pada kuartal Oktober-Desember setelah merosot 10,0% pada kuartal ketiga dan naik 2,9% pada kuartal kedua. Kenaikan ini diharapkan akan dipimpin oleh peralatan komunikasi elektronik, mesin industri dan mobil kereta api.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background