ANALISA FOREX MINGGUAN: 25-29 MEI 2015

ANALISA FOREX MINGGUAN: 25-29 MEI 2015

25 May 2015, 14:00 WIB in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni

Suku Bunga Fed Batal Naik Juni Ini?

Minutes dari pertemuan FOMC yang berasal dari pertemuan tanggal 28-29 April lalu mengungkapkan bahwa kenaikan suku bunga kemungkinan besar tidak akan dilaksanakan di bulan Juni 2015. Meskipun ada optimisme bahwa perekonomian Amerika Serikat (AS) akan terus pulih, pada kenyataannya data ekonomi terkini yang diumumkan memperlihatkan bahwa masih ada pelambatan perekonomian. Para pejabat Fed juga merasa kecewa karena rendahnya harga minyak dunia tidak diikuti oleh pertumbuhan ekonomi yang signifikan; belum lagi tingkat inflasi yang relatif rendah. The Fed telah menegaskan bahwa mereka tidak akan menaikkan suku bunga hingga memiliki "keyakinan yang beralasan" bahwa inflasi sedang bergerak menuju target 2%. Sementara itu, aksi quantitative easing yang dijalankan European Central Bank masih memberi beban pada euro. Dari Inggris, tingkat inflasi terjun ke bawah 0%. Dari Jepang, angka GDP ternyata muncul melampaui perkiraan. Berikut adalah beberapa data ekonomi penting di pekan ini:
  1. US Durable Goods Orders: Selasa (26/5), 19.30 WIB
Sektor manufaktur AS mengalami rebound di bulan Maret di tengah ekspansi yang terjadi di industri transportasi. Tingkat pemesanan barang tahan lama naik sebesar 4% menjadi 204,2 milyar dolar, menutupi penurunan sebesar 1,4% yang terjadi di bulan Februari. Meskipun demikian, tingkat pemesanan inti yang tidak mengikutsertakan sektor transportasi mengalami penurunan sebesar 0,2% menjadi 159,9 milyar dolar. Data tersebut melengkapi pelemahan yang terjadi dalam tujuh bulan terakhir berturut-turut, yang mencerminkan bahwa pertumbuhan kuartal ke-2 tahuan ini kemungkinan tidak akan sebaik perkiraan. Tingkat pemesanan barang tahan lama diperkirakan akan turun sebesar 0,4% sementara pemesanan inti kemungkinan justru akan naik 0,5%.
  1. US CB Consumer Confidence: Selasa (26/5), 21.00 WIB
Tingkat keyakinan konsumen di bulan April turun menjadi 95.2 dari 101.4 yang tercatat di bulan Maret, di tengah lambatnya pertumbuathan lapangan pekerjaan. Penurunan ini merupakan yang terendah di tahun 2015. Angka selanjutnya diperkirakan akan tercat di 95.3.
  1. GDP Inggris: Kamis (28/5), 15.30 WIB
Menurut rilis data pendahuluan untuk kuartal I-2015, pertumbuhan ekonomi Inggris hanya bertambah 0,3%. Data ini kemungkinan akan direvisi menjadi 0,4%. Adalah penting mengamati data ini karena sebelumnya pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan melambat.
  1. US Unemployment Claims: Kamis (28/5), 19.30 WIB
Jumlah klaim tunjangan pengangguran AS naik sebesar 10.000 pekan lalu, menjadi 274.000. Meskipun terjadi peningkatan, angka tersebut tetap berada di bawah 300.000; mencerminkan bahwa sektor lapangan pekerjaan masih berada dalam tren penguatan. Pekan ini diperkirakan akan tercatat sebesar 272.000.
  1. US GDP: Jumat (29/5), 19.30 WIB
Menurut rilis data pertama untuk kuartal I-2015, pertumbuhan ekonomi tahunan hanya 0,2% dan ini di bawah perkiraan. Pertumbuhan kemungkinan akan lebih lambat lagi kali ini, dengan kontraksi sekitar 0,9%. Ketua Federal Reserve, Janet Yellen, mendiskusikan kemungkinan menaikkan suku bunga jika sektor tenaga kerja memperlihatkan pertumbuhan yang substansial dan signifikan.

Analisa Teknikal

EUR/USD EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 25 MEI 2015 EUR/USD berada di bawah tekanan; menguji support 1.09701 saat analisa ini dibuat. Pelemahan euro diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 1.08531-1.07222. Sementara itu perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart H4. Maka, sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di 1.12180. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1.10871-1.09701. Hati-hati jika resistance 1.12180 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan diikuti oleh penguatan euro hingga kisaran 1.13489-1.14659. AUD/USD AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 25 MEI 2015 AUD/USD berada di bawah tekanan; menguji support 0.78021 saat analisa ini dibuat. Pelemahan Aussie diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.77175-0.76229. Sementara itu perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart H4. Maka, sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di 0.79390-0.80236. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 0.78867-0.78021. Hati-hati jika resistance 0.80236 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan diikuti oleh penguatan Aussie hingga kisaran 0.80759-0.81605. GBP/USD GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 25 MEI 2015 GBP/USD berada di bawah tekanan; menguji support 1.54455 saat analisa ini dibuat. Pelemahan sterling diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 1.53048-1.52613. Sementara itu perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart H4. Maka, sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di 1.55862-1.56732. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1.55324-1.54455. Hati-hati jika resistance 1.56732 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan diikuti oleh penguatan sterling hingga kisaran 1.57270-1.51813. USD/JPY USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 25 MEI 2015 USD/JPY bergerak dalam bias bullish; menguji resistance 121.766 saat analisa ini dibuat. Pelemahan yen diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 122.447-123.210. Sementara itu perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh beli di chart H4. Maka, sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area support yang berada di 120.663-119.982. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 121.085-121.766. Hati-hati jika support 110.982 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan diikuti oleh penguatan yen hingga kisaran 119.560-118.879. USD/CHF USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 25 MEI 2015 USD/CHF bergerak dalam bias bullish; menguji resistance 0.94584 saat analisa ini dibuat. Pelemahan Swiss franc diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.95439-0.96435. Sementara itu perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh beli di chart H4. Maka, sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area support yang berada di 0.93106-0.92216. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 0.93657-0.94548. Hati-hati jika support 0.92216 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan diikuti oleh penguatan Swiss franc hingga kisaran 0.91665-0.90774. NZD/USD NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 25 MEI 2015 NZD/USD berada di bawah tekanan; menguji support 0.72800 saat analisa ini dibuat. Pelemahan Kiwi diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.72135-0.71391. Sementara itu perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart H4. Maka, sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di 0.73876-0.74541. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 0.73465-0.72800. Hati-hati jika resistance 0.74541 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan diikuti oleh penguatan harga Kiwi hingga kisaran 0.74592-0.75617. GOLD GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 25 MEI 2015 Harga emas berada di bawah tekanan; menguji support 1201.45 saat analisa ini dibuat. Pelemahan harga emas diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 1189.67-1182.39. Sementara itu perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart H4. Maka, sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di 1213.23-1220.51. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1208.73-1201.45. Hati-hati jika resistance 1220.51 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan diikuti oleh penguatan harga emas hingga kisaran 1225.01-1232.29.
27 June 2016, 12:45 WIB in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni

Analisa Forex Mingguan: 27 Juni-1 Juli 2016

Keputusan Brexit pekan lalu memberikan dampak yang besar di pasar dengan jatuhnya poundsterling bersama mata uang beresiko tinggi lainnya. Di saat yang sama, terjadi penguatan atas USD dan yen.
04 November 2019, 15:53 WIB in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni

Analisa Forex Mingguan : 4 – 8 November 2019

Minggu ini, para pelaku pasar akan mendapatkan kesempatan mendengar beberapa pernyataan dari pejabat Federal Reserve setelah bank sentral mengindikasikan pekan lalu bahwa pelonggaran kebijakan lebih lanjut mungkin tidak akan terjadi setelah penurunan suku bunga ketiga tahun ini. 

04 August 2014, 13:31 WIB in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni

Analisa Forex Mingguan: 4-8 Agustus 2014

Analisa Forex Mingguan: 4-8 Agustus 2014
FOREXimf Footer Background