PELUANG MARKET TERKAIT FUNDAMENTAL EKONOMI

10 October 2022 in Analisa Forex Mingguan - by Adi Nugroho
    1. Emas Tertekan: Emas Melemah di Bawah $1690

      1. Emas diperdagangkan melemah di awal minggu dengan mengarah support di kisaran $1.660
      2. Minggu ini pelaku pasar fokus pada data CPI yang mengukur Inflasi AS
      3. Pelemahan emas bisa berlanjut di tengah komitmen Fed menaikkan suku bunga untuk mengekang inflasi

          sumber: https://bit.ly/3EuEjD3

      US Dollar Menguat : US Dollar Dapat Dukungan Pasca NFP

      1. Indeks Dolar AS (DXY) bergerak lebih tinggi menuju 113,00, Mencerminkan lingkungan pasar yang menghindari risiko
      2. US Dollar juga mengalami penguatan pasca rilis NFP yang hasilnya lebih bagus dari perkiraan
      3. Minggu ini pelaku pasar akan memberikan fokus pada data Inflasi AS untuk menilai arah kebijakan the Fed berikutnya

          sumber : https://bit.ly/3Cnv30N

      Dari 2 kejadian tersebut market diprediksi akan sangat volatile.
      Banyak sekali peluang untuk transaksi.

      • Emas/XAUUSD bergerak di kisaran 6900 pips / potensi profit Rp. 69 juta per Lot
        kita dapat ambil aksi SELL di Resistance dan BUY di Support.
      • Dengan sentimen pasar di atas, kemungkinan Emas dan US dollar akan bergerak dengan loncatan harga signifikan.
      • Jangan ketinggalan peluang 2 arah ini. cek analisa di bawah

      =====================================

      Data Penting Minggu Ini :

      1. GDP UK (GBP) : Rabu, 13.00 WIB. Kantor Statistik Inggris akan merilis data GDP, diperkirakan pertumbuhan Inggris akan turun menjadi 0.0% dari sebelumnya 0.2%
      2. PPI AS (USD) : Rabu, 19.30 WIB. Biro Pusat Statistik AS akan merilis salah data inflasi yaitu PPI, diperkirakan PPI AS akan naik menjadi 0.2% dari sebelumnya -0.1%
      3. CPI AS (USD) : Kamis, 19.30 WIB. Biro Pusat Statistik AS akan merilis data CPI, diperkirakan CPI tahunan AS akan turun menjadi 8.1% dari sebelumnya 8.3%
      4. Retail Sales AS (USD): Jumat, 19.30 WIB. Kantor Statistic AS akan merilis data penjualan ritel, Retail Sales AS diperkirakan akan turun menjadi 0.2% dari sebelumnya 0.3%
      .

    Tinjauan Teknikal

    GBP/USD

    Preferensi

    :

    BULLISH

    Area Acuan 1

    :

    1.11298 – 1.09043 (tunggu konfirmasi sinyal bulish)

    Target

    :

    1.14950

    Area Acuan 2

    :

    1.14950 (tunggu penembusan valid)

    Target

    :

    1.18602

    Strategi Alternatif

    Area Acuan

    :

    1.09043 (tunggu penembusan valid)

    Target

    :

    1.05391

    Forecast GBPUSD Minggu Ini

    OIL

    Preferensi

    :

    BULLISH

    Area Acuan 1

    :

    93.46(tunggu penembusan valid)

    Target

    :

    98.94

    Area Acuan 2

    :

    87.98 – 84.60 (tunggu konfirmasi sinyal bullish)

    Target

    :

    93.46

    Strategi Alternatif

    Area Acuan

    :

    84.60 (Tunggu harga tembus valid)

    Target

    :

    79.12

    Forecast Oil Minggu Ini

    EMAS

    Preferensi

    :

    BULLISH

    Area Acuan 1

    :

    1729.38 (tunggu penembusan valid)

    Target

    :

    1773.18

    Area Acuan 2

    :

    1685.58 – 1658.53 (tunggu konfirmasi sinyal bullish)

    Target

    :

    1729.38

    Strategi Alternatif

    Area Acuan

    :

    1658.53 (Tunggu harga tembus valid)

    Target

    :

    1614.73

    Buka Akun Demo Trading Forex

    Share :

    18 April 2022 in Analisa Forex Mingguan - by Adi Nugroho

    PELUANG MARKET TERKAIT FUNDAMENTAL EKONOMI

    Harga Emas bergerak dalam tekanan bullish dan mengarah kembali ke level $2.000

    13 June 2022 in Analisa Forex Mingguan - by Adi Nugroho

    PELUANG MARKET TERKAIT FUNDAMENTAL EKONOMI

    US Dollar mengalami penguatan terhadap mata uang utama pada awal minggu menjelang keputusan suku bunga the Fed

    07 October 2019 in Analisa Forex Mingguan - by Eko Trijuni

    Analisa Forex Mingguan : 7 – 11 Okt 2019

    Non-Farm Payrolls dan kekacauan politik Amerika mengguncang pasar. Apa berikutnya? Risalah pertemuan Federal Reserve, angka inflasi, dan sentimen konsumen menonjol.