USD Tak Mampu Tahan Penguatan Euro
Pekan lalu, USD mengalami sedikit guncangan dan tak mampu menahan laju penguatan euro. Federal Reserve kembali menurunkan proyeksi ekonomi Amerika Serikat seiring tersendatnya kemajuan data ekonomi. Inflasi diperkirakan akan kembali naik ke kisaran 2% dan sektor tenaga kerja masih belum mendukung untuk kenaikan suku bunga; meskipun rilis data klaim pengangguran pekan lalu memperlihatkan terjadi penurunan sebesar 34.000. Meskipun demikian, Federal Reserve percaya bahwa perekonomian AS akan mengalami pemulihan di kuartal II-2015. Berikut adalah data ekonomi penting di pekan ini:- Pengumuman suku bunga Australia: Selasa (5/5), 11.30 WIB
- US Trade Balance: Selasa (5/5), 19.30 WIB
- US ISM Non-Manufacturing PMI: Selasa (5/5), 21.00 WIB
- US ADP Non-Farm Payrolls: Rabu (6/5), 19.15 WIB
- Pernyataan Janet Yellen: Rabu (6/5), 20.15 WIB
- Data tenaga kerja Australia: Kamis (7/5), 09.30 WIB
- US Unemployment Claims: Kamis (7/5), 19.30 WIB
- Pemilu Inggris: Kamis (7/5)
- US Non-Farm Payrolls: Jumat (8/5), 19.30 WIB
AnalisaTeknikal Forex Pekan Ini
EUR/USD
Euro masih bergerak dalam tren penguatan terhadap USD. Saat analisa ini dibuat, harga tengah menguji resistance di 1.12891. Penguatan euro diperkirakan akan berlanjut jika resistance tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 1.14365-1.16013.
Sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area support yang berada di kisaran 1.10506-1.09032. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 1.11417-1.12891.
Berhati-hatilah jika support 1.09032 tembus karena dengan demikian bias mingguan akan berubah menjadi bearish dan berpotensi akan menekan euro hingga kisaran 1.08121-1.06647.
AUD/USD
AUD/USD terlihat menembus trendline yang terlihat di chart H4. Harga juga telah bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart yang sama. Dengan demikian bias mingguan untuk pekan ini cenderung bearish. Saat analisa ini dibuat, harga tengah menguji support yang berada di kisaran 0.78010. Jika support tersebut tembus, Aussie diperkirakan akan terus melemah hingga kisaran 0.77365-0.76965.
Sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di kisaran 0.79055-0.79700. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 0.78655-0.78010.
Berhati-hatilah jika resistance 0.79700 tembus karena dengan demikian bias mingguan akan berubah menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat Aussie hingga kisaran 0.80100-0.80745.
GBP/USD
GBP/USD terlihat menembus trendline yang terlihat di chart H4. Harga juga telah bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart yang sama. Dengan demikian bias mingguan untuk pekan ini cenderung bearish. Saat analisa ini dibuat, harga tengah menguji support yang berada di kisaran 1.51131. Jika support tersebut tembus, sterling diperkirakan akan terus melemah hingga kisaran 1.49665-1.48758.
Sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di kisaran 1.53051. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1.52037-1.51131.
Berhati-hatilah jika resistance 1.53051 tembus karena dengan demikian bias mingguan akan berubah menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat sterling hingga kisaran 1.54064-1.54970.
USD/JPY
USD/JPY masih bergerak dalam bias bullish. Saat analisa ini dibuat, harga tengah menguji resistance di 120.279. Pelemahan yen diperkirakan akan berlanjut jika resistance tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 120.702-121.174.
Sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area support yang berada di kisaran 119.384. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 119.856-120.279.
Berhati-hatilah jika support 119.384 tembus karena dengan demikian bias mingguan akan berubah menjadi bearish dan berpotensi akan menekan USD/JPY hingga kisaran 118.911-118.488.
USD/CHF
Swiss franc masih bergerak dalam tren penguatan terhadap USD. Saat analisa ini dibuat, harga tengah menguji support di 0.92756. Penguatan Swiss franc diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.91996-0.91147.
Sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di kisaran 0.93986-0.94745. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 0.93516-0.92756.
Berhati-hatilah jika resistance 0.94745 tembus karena dengan demikian bias mingguan akan berubah menjadi bearish dan berpotensi akan mengangkat USD/CHF hingga kisaran 0.95215-0.95975.
NZD/USD
Kiwi tertekan oleh USD. Saat analisa ini dibuat, harga tengah menguji support di 0.75046. Pelemahan Kiwi diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.74485-0.74137.
Sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di kisaran 0.75955-0.76516. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 0.75607-0.75406.
Berhati-hatilah jika resistance 0.76516 tembus karena dengan demikian bias mingguan akan berubah menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat Kiwi hingga kisaran 0.76864-0.77425.
GOLD
Harga emas saat ini sedang berada di bawah tekanan. Saat analisa ini dibuat, pull-back terjadi mendekati area resistance yang berada di kisaran 1187.05-1197.70. Pekan ini, carilah konfirmasi sinyal jual di area tersebut dengan potensi target hingga kisaran 1180.46-1169.80.
Berhati-hatilah jika resistance 1197.70 tembus karena dengan demikian bias mingguan akan berubah menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat harga emas hingga kisaran 1204.29-1214.95.