Suku Bunga Fed Batal Naik Juni Ini?
Minutes dari pertemuan FOMC yang berasal dari pertemuan tanggal 28-29 April lalu mengungkapkan bahwa kenaikan suku bunga kemungkinan besar tidak akan dilaksanakan di bulan Juni 2015. Meskipun ada optimisme bahwa perekonomian Amerika Serikat (AS) akan terus pulih, pada kenyataannya data ekonomi terkini yang diumumkan memperlihatkan bahwa masih ada pelambatan perekonomian. Para pejabat Fed juga merasa kecewa karena rendahnya harga minyak dunia tidak diikuti oleh pertumbuhan ekonomi yang signifikan; belum lagi tingkat inflasi yang relatif rendah. The Fed telah menegaskan bahwa mereka tidak akan menaikkan suku bunga hingga memiliki "keyakinan yang beralasan" bahwa inflasi sedang bergerak menuju target 2%. Sementara itu, aksi quantitative easing yang dijalankan European Central Bank masih memberi beban pada euro. Dari Inggris, tingkat inflasi terjun ke bawah 0%. Dari Jepang, angka GDP ternyata muncul melampaui perkiraan. Berikut adalah beberapa data ekonomi penting di pekan ini:- US Durable Goods Orders: Selasa (26/5), 19.30 WIB
- US CB Consumer Confidence: Selasa (26/5), 21.00 WIB
- GDP Inggris: Kamis (28/5), 15.30 WIB
- US Unemployment Claims: Kamis (28/5), 19.30 WIB
- US GDP: Jumat (29/5), 19.30 WIB
Analisa Teknikal
EUR/USD
EUR/USD berada di bawah tekanan; menguji support 1.09701 saat analisa ini dibuat. Pelemahan euro diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 1.08531-1.07222.
Sementara itu perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart H4. Maka, sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di 1.12180. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1.10871-1.09701.
Hati-hati jika resistance 1.12180 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan diikuti oleh penguatan euro hingga kisaran 1.13489-1.14659.
AUD/USD
AUD/USD berada di bawah tekanan; menguji support 0.78021 saat analisa ini dibuat. Pelemahan Aussie diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.77175-0.76229.
Sementara itu perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart H4. Maka, sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di 0.79390-0.80236. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 0.78867-0.78021.
Hati-hati jika resistance 0.80236 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan diikuti oleh penguatan Aussie hingga kisaran 0.80759-0.81605.
GBP/USD
GBP/USD berada di bawah tekanan; menguji support 1.54455 saat analisa ini dibuat. Pelemahan sterling diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 1.53048-1.52613.
Sementara itu perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart H4. Maka, sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di 1.55862-1.56732. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1.55324-1.54455.
Hati-hati jika resistance 1.56732 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan diikuti oleh penguatan sterling hingga kisaran 1.57270-1.51813.
USD/JPY
USD/JPY bergerak dalam bias bullish; menguji resistance 121.766 saat analisa ini dibuat. Pelemahan yen diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 122.447-123.210.
Sementara itu perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh beli di chart H4. Maka, sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area support yang berada di 120.663-119.982. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 121.085-121.766.
Hati-hati jika support 110.982 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan diikuti oleh penguatan yen hingga kisaran 119.560-118.879.
USD/CHF
USD/CHF bergerak dalam bias bullish; menguji resistance 0.94584 saat analisa ini dibuat. Pelemahan Swiss franc diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.95439-0.96435.
Sementara itu perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh beli di chart H4. Maka, sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area support yang berada di 0.93106-0.92216. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 0.93657-0.94548.
Hati-hati jika support 0.92216 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan diikuti oleh penguatan Swiss franc hingga kisaran 0.91665-0.90774.
NZD/USD
NZD/USD berada di bawah tekanan; menguji support 0.72800 saat analisa ini dibuat. Pelemahan Kiwi diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.72135-0.71391.
Sementara itu perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart H4. Maka, sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di 0.73876-0.74541. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 0.73465-0.72800.
Hati-hati jika resistance 0.74541 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan diikuti oleh penguatan harga Kiwi hingga kisaran 0.74592-0.75617.
GOLD
Harga emas berada di bawah tekanan; menguji support 1201.45 saat analisa ini dibuat. Pelemahan harga emas diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 1189.67-1182.39.
Sementara itu perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart H4. Maka, sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di 1213.23-1220.51. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1208.73-1201.45.
Hati-hati jika resistance 1220.51 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan diikuti oleh penguatan harga emas hingga kisaran 1225.01-1232.29.