analisa forex

Analisa Forex Mingguan: 27-31 Oktober 2014

HOT ISSUE: Pasar Nantikan Komentar Yellen Terkait Suku Bunga

Pergerakan mata uang beragam di pekan lalu. USD menguat terhadap euro dan yen namun melemah terhadap Aussie. Keputusan Fed akan menjadi perhatian pasar pekan ini, bersamaan dengan pernyataan yang akan dikeluarkan oleh Yellen.

Pekan lalu, data ekonomi AS terlihat cukup kuat, dengan naiknya data inflasi dan perumahan melebihi perkiraan. Ada kemungkinan QE akan berakhir sesuai dengan rencana The Fed meskipun Bullard memberikan pernyataan yang bertolak belakang.

Di kawasan euro, optimisme muncul dari data Jerman, namun data dari Perancis tidak memberikan optimisme yang sama. Dari Inggris, data retail sales cukup mengecewakan dan tidak ada tanda-tanda bahwa BoE akan segera menaikkan suku bunga. Aussie terbantu oleh GDP China yang ternyata melebihi perkiraan, namun data CPI segera melenyapkan optimisme Aussie.

Berikut ini adalah beberapa data penting yang akan dirilis pekan ini:

  1. German Ifo Business Climate: Senin (27/10), 16.00 WIB

Indeks iklim bisnis Jerman yang berdasar pada survey atas 7.000 responden turun di bulan September menjadi 104.7 dari angka 106.3 yang tercatat di bulan Agustus. Sentimen memburuk di tengah krisis Ukraina yang berkepanjangan, yang berdampak pada lebih dari 6.000 perusahaan Jerman. Hal ini diperparah oleh lambatnya pemulihan ekonomi di Kawasan Euro. Meskipun demikian, German Bundesbank memperkirakan perkembangan yang positif di akhir tahun ini. Data sentimen bisnis pekan ini diperkirakan akan mencapai angka 104.6.

  1. US Durable Goods Orders:  Selasa (28/10), 19.30 WIB

Data durable goods orders jatuh di bulan Agustus dilatarbelakangi turunnya permintaan pesawat terbang. Meskipun demikian pertumbuhan secara keseluruhan masih positif. Sementara itu, data core orders yang tak mengikutsertakan sektor transportasi naik sebesar 0,7% di bulan Agustus. Data ini; yang mencerminkan pertumbuhan sesungguhnya; naik 17,2% dalam tiga bulan hingga Agustus. Membaiknya data ini juga tercermin pada membaiknya sektor tenaga kerja AS seiring berkurangnya jumlah PHK dan meningkatnya perekrutan. Data durable goods orders kali inidiperkirakan naik 0,4%, sementara core durable goods orders diperkirakan naik sebesar 0,5%.

  1. US CB Consumer Confidence: Selasa (28/10), 21.00 WIB

Tingkat kepercayaan konsumen AS memburuk di bulan September, turun ke 86 dari angkat 93.4 di bulan sebelumnya. Rakyat AS memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan stagnan di bulan-bulan mendatang.

  1. US FOMC Statement: Kamis (30/10), 01.00 WIB

The Fed diperkirakan akan mengakhiri QE sesuai rencana. Waktu yang dianggap “tepat” kemungkinan akan tersirat pada pernyataan resmi yang akan disampaikan Yellen. Di pekan lalu, Bullard mengejutkan pasar dengan mengatakan bahwa QE mungkin akan berlanjut. Meskipun demikian, ada beberapa alasan mengapa QE akan dihentikan: sikap FOMC sendiri, data tenaga kerja yang membaik, dan inflasi yang meningkat.

  1. US GDP data: Kamis (30/10), 19.30 WIB

Perkiraan ke-3 real GDP yang dirilis untuk kuartal ke-2 memperlihatkan pertumbuhan 4,6%, yang memperlihatkan meningkatnya belanja masyarakat, eskpor dan pengeluaran pemerintah negara bagian. Yang menahan pertumbuhan di antaranya adalah meningkatnya juga aktivitas impor dan turunnya pengeluaran pemerintah federal sebesar 0,9%. Untuk kuartal ke-3, GDP diperkirkan akan naik 3,1%.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (30/10), 19.30 WIB

Jumlah klaim pengangguran di AS naik sebesar 17.000 pekan lalu menjadi 283.000. Meskipun demikian angka tersebut masih berada di bawah 300.000 selama enam minggu berturut-turut, mencerminkan bahwa sektor tenaga kerja terus menguat. Namun pelemahan yang terjadi di negara-negara maju mulai berdampak pada sektor manufaktur AS. Pekan ini, klaim pengangguran diperkirakan akan turun lagi menjadi 277.000.

  1. Pernyataan Janet Yellen: Kamis (30/10), 20.00 WIB

Ketua Federal Reserve, Janet Yellen, akan memberikan pernyataan di Washington DC. Yellen mungkin akan memberikan pernyataan tentang isu kenaikan suku bunga di tengah berlanjutnya pertumbuhan ekonomi AS dan menguatnya sektor tenaga kerja. Ia juga kemungkinan akan mendiskusikan pelemahan ekonomi global yang mungkin akan berdampak pada ekonomi AS di bulan-bulan mendatang.

  1. Japan rate decision: Jumat (31/10), tentative

Bank of Japan tak mengubah kebijakan moneternya pada pertemuan di bulan Oktober. BOJ merasa pesimis akan kondisi ekonomi terkini, meskipun menyatakan bahwa ekonomi masih membaik secara perlahan. Terkait pertumbuhan global, BOJ melihat ada resiko pelambatan sehubungan dengan membaiknya ekonomi AS dan ketidakjelasan ekonomi Kawasan Euro.

TECHNICAL OUTLOOK:

EUR/USD

Kecenderungan untuk EUR/USD pekan ini adalah bearish. Pull-back terjadi mendekati area resistance Fibonacci yang berada di kisaan 1.27492. Stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh beli di chart 4 jam, sehingga ada potensi euro akan kembali melemah dengan sasaran hingga kisaran 1.26770-1.26125.

Hati-hati jika resistance 1.27492 tersebut tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat euro hingga kisaran 1.28214-1.28859.

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 27 OKTOBER 2014

———-o———-

USD/JPY

Kecenderungan untuk USD/JPY pekan ini adalah bullish. Harga menguji area resistance yang berada di 108.343. Pergerakan bullish pekan ini diperkirakan akan berlanjut jika resistance tersebut tembus, dengan target hingga kisaran 102.840-109.395.

Sebagai alternatif, perhatikan area support yang berada di 107.291. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencoba untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 107.846-108.343.

Hati-hati jika support 107.291 tersebut tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan USD/JPY hingga kisaran 106.736-106.239.

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 27 OKTOBER 2014

———-o———-

GOLD

Harga emas menguji area support di 1226.18. Pelemahan harga emas diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan potensi hingga kisaran 1219.33-1211.67.

Sebagai alternatif, perhatikan area resistance yang berada di kisaran 1237.271-1244.11. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencoba untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1233.03-1226.18.

Hati-hati jika resistance 1244.11 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat harga emas hingga kisaran 1248.35-1255.20.

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 27 OKTOBER 2014

———-o———-

NIKKEI

Kecenderungan untuk Nikkei pekan ini adalah bullish. Harga menguji area resistance yang berada di 15450. Pergerakan bullish pekan ini diperkirakan akan berlanjut jika resistance tersebut tembus, dengan target hingga kisaran 15613-15714.

Sebagai alternatif, perhatikan area support yang berada di 15105. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencoba untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 15287-15450.

Hati-hati jika support 15105 tersebut tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Nikkei hingga kisaran 14923-14760.

NIKKEI ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 27 OKTOBER 2014

———-o———-

HANGSENG

Kecenderungan untuk HangSeng pekan ini masih bearish. Saat analisa ini dibuat indeks bergerak di area resistance yang berada di kisaran 23457. Pelemahan HangSeng diperkirakan akan berlanjut pekan ini jika sinyal bearish terkonfirmasi di area resistance tersebut dengan sasaran hingga kisaran 22872-22510.

Hati-hati jika resistance 23457 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat HangSeng hingga kisaran 23680-24042.

HANGSENG ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 27 OKTOBER 2014

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − 5 =