forex, analisa forex, analisa forex mingguan

Analisa Forex Mingguan : 19 – 23 Maret 2018

Dolar AS mengalami pelemahan setelah pemecatan Rex Tillerson, sebuah langkah yang menyalip laporan inflasi sebagai penggerak pasar utama. Fokus sekarang menggeser keputusan Fed pertama oleh Jerome Powell. Berikut adalah sorotan untuk minggu yang akan datang.

Presiden Trump memecat Sekretaris Negara Rex Tillerson. Sementara Tillerson tidak terlibat dalam kebijakan ekonomi, Gedung Putih lainnya mengurangi ketakutan bahwa Trump akan mengambil kebijakan yang lebih keras. Langkah tersebut menyusul pengunduran diri Chief Economic Adviser Gary Cohn dan peraturan tarif dan melukai USD. Inflasi inti keluar persis seperti yang diharapkan pada 1,8% y / y dan kejutan tidak terlihat pada angka lainnya. Perkiraan sedikit optimis oleh pemerintah Inggris membantu pound. Dolar Kanada terkena pidato dovis oleh Poloz.

Berikut data ekonomi penting yang dirilis untuk minggu ini :

1. Data inflasi Inggris: Selasa, 16:30 WIB. Inflasi di Inggris tetap dikisaran 3%, ujung atas kisaran target 1-3% dan BOE masih mempertimbangkan kenaikan suku bunga di bulan Mei. Publikasi ini tentunya akan berdampak pada keputusan akhir pekan ini. Inflasi inti juga tinggi 2,7%. Bertentangan dengan negara maju lainnya, Inggris tidak mengalami deflasi. Nilai tukar yang melemah karena Referendum UE adalah penyebab utama kenaikan harga. Penurunan menjadi 2,8% diperkiraan untuk saat ini.

2. Laporan pekerjaan Inggris: Rabu, 16:30 WIB. Upah tetap menjadi hidangan utama dalam laporan pekerjaan komprehensif. Kembali di bulan Desember, mereka naik 2,5% y / y, seperti yang diharapkan, lebih tinggi dari level terendah, namun masih di bawah inflasi yang mengikis standar kehidupan. Akselerasi hingga 2.6% diperkirakan sekarang. Kejutan besar dari laporan sebelumnya adalah kenaikan tingkat pengangguran menjadi 4,4%. Tidak ada perubahan yang mungkin terjadi sekarang. Klaim pengangguran, yang dikenal sebagai Claimant Count Change, turun 7,2K kembali pada bulan Januari. Penurunan 3.1K diperkirakan untuk saat ini.

3. Keputusan Fed: Kamis, 01:00 WIB. Konferensi Pers mulai pukul 01.30. Ketua Fed baru Jerome Powell kemungkinan besar akan menaikkan suku bunga dalam keputusan pertamanya. Ini telah telegrap oleh Powell dan rekan-rekannya. Pertanyaan yang lebih besar adalah bagaimana kedepannya. Pada bulan Desember, Fed terus menandakan tiga kenaikan pada tahun 2018. Namun, Powell mengisyaratkan bahwa segala sesuatu telah berubah sejak saat itu dan mencatat perkembangan positif. Apalagi, Fed Chair menambahkan bahwa empat kenaikan pada 2018 akan tetap berfungsi sebagai penarikan akomodasi secara bertahap. Namun pada putaran lain sejak saat itu, pertumbuhan upah turun kembali menjadi 2,6% dari harapan untuk percepatan pembayaran. Inflasi stabil pada 1,8% pada Core CPI dan 1,5% pada Core PCE. USD pada awalnya akan bereaksi terhadap titik-plot daripada kenaikan: empat positif sementara tiga negatif. Pernyataan tersebut kemudian akan dicerna dan ini akan diikuti oleh konferensi pers pertama Powell. Dia mungkin memberikan jawaban lurus pada penampilan awal ini, sehingga memicu volatilitas yang tinggi.

4. Keputusan suku bunga Selandia Baru: Kamis, 03:00 WIB. Reserve Bank of New Zealand memutuskan suku bunga sesaat setelah the Fed dan kemungkinan tidak akan dapat memindahkan NZD / USD dengan cara yang sama. Tim yang dipimpin oleh Grant Spencer ini diperkirakan akan membiarkan suku bunga tidak berubah pada level 1,75%. Mereka mungkin mengungkapkan ketidakpuasan dengan nilai tukar yang lebih tinggi namun intervensi langsung tidak ada dalam rencana. Setiap perubahan dalam pernyataan tersebut akan mengguncang kiwi, namun pergerakan terkait Fed mungkin lebih signifikan.

5. Laporan pekerjaan Australia: Kamis, 07:30 WIB. Pada bulan Januari, Australia melaporkan kenaikan kecil dalam pekerjaan, 16K, sesuai harapan namun di bawah tingkat yang terlihat di bulan-bulan sebelumnya. Tingkat pengangguran mencapai 5,5%. Sementara pasar kerja terlihat bagus, pembuat kebijakan menjadi khawatir dengan kenaikan upah dan hutang rumah tangga yang lamban. Pengetatan pasar tenaga kerja akan membantu meredakan kekhawatiran ini dan mendorong Aussie lebih tinggi. Kenaikkan sebesar 20,3K diperkirakan untuk saat ini dan tingkat pengangguran membawa ekspektasi 5,5%.

6. Keputusan tingkat Inggris: Kamis, 19:.00 WIB. Bank of England membuat pergeseran hawkish dalam “Super Thursday” pada bulan Februari dengan mengatakan bahwa suku bunga akan naik lebih cepat dan lebih awal dari yang diperkirakan. Ini mengirim pound lebih tinggi. Tidak ada kenaikan suku bunga yang diharapkan dalam keputusan pada bulan Maret ini namun pasar akan mencoba menilai apakah BOE memang tertarik untuk melakukan hiking di bulan Mei, dengan menaikkan suku bunga ke tingkat tertinggi sejak krisis keuangan. Pola pemungutan suara MPC pada awalnya akan memindahkan pasar sebelum pernyataan dan risalah rapat tersebut akan dicerna. Akan menarik untuk melihat apakah Gubernur Mark Carney dan rekan-rekannya akan bereaksi terhadap tokoh terbaru.

7. Pesanan barang tahan lama AS: Jumat, 19:30 WIB. Pesanan barang tahan lama berfungsi sebagai ukuran investasi dan pakan ke dalam PDB. Pada bulan Januari, pesanan turun sebesar 3,6% dan juga pesanan inti turun dengan penurunan 0,3%. Pasar fokus pada ukuran inti dan juga atas perintah ex-defense, ex-air, atau inti intinya. Kenaikan sebesar 1,7% diperkirakan saat ini sementara kenaikan yang lebih sederhana sebesar 0,5% diharapkan pada angka inti.

8. Penjualan Rumah Baru AS: Jumat, 21:00 WIB. Kata terakhir minggu ini adalah sektor perumahan. Penjualan rumah baru memicu aktivitas ekonomi yang lebih luas. Pada bulan Januari, penjualan turun ke tingkat tahunan 593K.

google-review-foreximf

Tinjauan Teknikal

EUR/USD

Bias mingguan, pergerakan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang melakukan fase rebound. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga kembali bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 1.22650 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan 1.23761 – 1.24448. Waspadai, jika support 1.22650 ditembus maka ada potensi EUR/USD akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.21538.

———-

GBP/USD

Bias mingguan, pergerakan GBP/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bearish. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan kuat di sekitar support 1.38975 – 1.39699 maka cari sinyal buy yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju area 1.40871 – 1.42767. Sebaliknya jika support 1.38975 ditembus dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 1.37803.

———-

AUD/USD

Secara umum, bias mingguan pergerakan AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang berkonsolidasi di area support. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan di resistan 0.77733 – 0.78276 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada peluang harga akan bergerak ke bawah menuju area 0.76856. Tetapi, jika resistan 0.78276 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.79153.

———-

NZD/USD

Secara umum, pergerakan NZD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang mendapat tekanan. Waspadai, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi bearish. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan di sekitar area 0.72547 – 0.72922 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju kisaran 0.71941. Tetapi, jika support 0.72922 ditembus maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju kisaran 0.73528.

———-

USD/JPY

Secara umum, bias mingguan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi sideways dan jika diperhatikan saat ini harga sedang berada dalam fase tekanan. Waspadai, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke atas dan bertahan di resistan 106.73 maka cari sinyal SELL yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 105.81 – 105.24. Tetapi jika resistan 106.73 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 107.66.

———-

USD/CHF

Bias pergerakan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Waspadai, jika harga masih bergerak ke bawah dan tertahan di support 0.94186 – 0.94688 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.95502 – 0.96818. Sebaliknya, waspadai jika harga menembus support 0.94186 maka ada potensi akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.93372.

———-

EMAS

Bias mingguan, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang mendapatkan tekanan. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bearish. Jika harga emas bergerak ke atas dan tertahan di resistan 1320.09 – 1327.79 maka cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1307.61 – 1287.43. Sebaliknya jika resistan 1327.79 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1340.27.

———-

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + 14 =