TRADING FOREX JADI BISNIS SERIUS DENGAN 8 HAL INI

04 January 2023 in Trading - by Yenny K

Semua trader pasti ingin mendapatkan keuntungan. Sebagian besar trader fokus menghitung profit/loss mereka, tapi tidak banyak loh yang benar-benar memperlakukan trading forex seperti bisnis. Ada yang trading untuk meraih penghasilan tambahan, ada yang hanya untuk bermain-main dengan pasar sebagai hobi, dan ada yang menjadikan trading sebagai gambling. Sebenarnya, memperlakukan trading sebagai bisnis itu harus bagaimana? Berikut ini adalah tanda-tanda bahwa Anda sedang menjalankan trading forex sebagai bisnis. 

  1. Anda Memiliki Visi dan Misi 

Jauh lebih mudah meraih kesuksesan ketika kita tahu apa yang hendak kita lakukan. Dengan menetapkan misi dan visi, Anda lebih mudah melihat masa depan dari bisnis Anda. Visi dan misi dalam bertrading juga demikian. Anda punya visi-misi, berarti Anda punya tujuan trading dan paham bagaimana mengeksekusikannya setiap kali melakukan trading. 

  1. Anda Memiliki Rencana Bisnis

Apa artinya bisnis tanpa rencana? Kalau menurut Anda "Beli euro dan tahan sampai akhir bulan" adalah sebuah rencana bisnis yang bagus, Anda salah. Rencana Anda harus menjawab pertanyaan spesifik seperti: mata uang mana yang akan Anda tradingkan? Strategi (menguntungkan) apa yang akan Anda gunakan? Kapan Anda masuk dan keluar pasar? Indikator apa yang Anda gunakan untuk mengkonfirmasi posisi trading Anda? Apa tolok ukur Anda untuk kesuksesan jangka pendek dan jangka panjang? Berapa banyak waktu dan modal yang akan Anda alokasikan pada bisnis Anda? Intinya, rencana bisnis akan membantu Anda menyempurnakan tujuan Anda dan memberi petunjuk tentang kapan harus membuat perubahan yang diperlukan. Dengan demikian Anda dapat fokus pada penggunaan waktu dan sumber daya Anda yang paling efisien.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

  1. Bisnis Anda Berjalan dari Sumber Dana yang Tepat

Apabila Anda hanya menggunakan uang yang Anda siap untuk hilang, maka Anda akan melakukan bisnis trading dengan tanpa beban. Menjalankan bisnis yang didanai dengan baik akan memudahkan Anda ketika harus bergelut di periode bisnis yang buruk (trading yang buruk) dan memberi Anda kemampuan untuk bertahan lama di periode bisnis yang baik (trading yang baik). Ingat pula, Anda harus memiliki dana trading terpisah. Selain agar pelacakan P / L jadi lebih mudah, dana trading terpisah juga membuat biaya liburan atau biaya kesehatan Anda terlindungi.

  1. Anda Memiliki Keunggulan

Milikilah sesuatu yang membedakan Anda dari "pesaing" Anda, niscaya peluang keberhasilan Anda akan meningkat. Keunggulan itu bisa soal pair mata uang yang menjadi spesialisasi Anda, disiplin teguh yang Anda jalankan, atau seperangkat trading plan yang menjadi jagoan Anda. Pokoknya, Anda harus memiliki keunggulan yang akan membuat Anda mendapatkan profit yang konsisten meskipun dalam kondisi pasar yang bermacam - macam.

  1. Rutinitas Harian yang Ketat

Jika Anda serius ingin mengembangkan bisnis Anda, maka Anda harus waspada dan siap ketika ada peluang muncul. Wajar jika dalam bisnis Anda perlu fokus setiap hari dan menyiapkan jadwal untuk melakukan riset dan analisa, persiapan sebelum trading, penyesuaian posisi trading, dan membuat jurnal.

  1. Anda Memperhatikan Biaya yang Dikeluarkan

Pebisnis handal bisa melacak di mana saja pengeluarannya berasal. “Biaya operasional” dalam bisnis trading yang perlu Anda pahami meliputi spread, biaya komisi, swap, persyaratan margin, hingga ketentuan leverage. Biaya lain, seperti biaya peluang (karena modal Anda diinvestasikan di tempat lain) dan biaya psikologis (kehilangan kepercayaan diri atas trading yang kalah) juga harus dipertimbangkan saat mengasah performa trading Anda dari waktu ke waktu. 

  1. Kerugian merupakan Biaya dalam Berbisnis

Dalam berdagang, wajar jika pedagang memberikan kelonggaran untuk klien yang belum membayar, kerugian akibat produk yang kadaluarsa dan pencurian. Seorang trader profesional juga memperlakukan kerugian sebagai bagian penting dari bisnis. Kuncinya adalah menjaga agar kerugian trading tetap kecil sambil memaksimalkan keuntungan dan peluang.

  1. Anda Berkomitmen untuk Memajukan Bisnis Anda

Sebagai pemilik bisnis, tidak cukup untuk melindungi modal Anda. Anda juga harus mengembangkannya. Contohnya: menghasilkan uang tidak hanya dari satu strategi trading saja, namun dua atau tiga strategi sekaligus. Anda bisa mulai dengan memperhatikan statistik trading Anda untuk melihat peluang peningkatan penghasilan, belajar dari trader lain, dan menginvestasikan waktu, tenaga, dan uang untuk pengembangan keahlian dan strategi trading.

Dari 8 tanda di atas, bisakah Anda menyimpulkan, apakah Anda sudah memperlakukan trading sebagai bisnis atau belum?

banner_telegram_group_putih