PELUANG TRADING SERING GAGAL DIAMBIL, BAGAIMANA SOLUSINYA?

22 December 2022 in Trading - by Yenny K

Trader forex yang berambisi untuk menghasilkan profit secara konsisten akan dengan tekun dan teliti mencatat sisi baik atau sisi buruk dari setiap transaksi yang mereka ambil. Tapi bagaimana dengan peluang trading yang mereka tidak sempat ambil? Memang dalam trading ada kalanya kita gagal mengambil sebuah peluang trading yang bagus. Walaupun sudah terkonfirmasi dengan yang dikatakan strategi trading kita, kita tidak selalu mengambil kesempatan yang sudah di depan mata tersebut. Padahal peluang tersebut bisa saja membawa kemenangan kalau diambil. 

Ada banyak alasan mengapa kita gagal menangkap peluang yang bagus. Bagi Joko misalnya, ia tidak mengambil peluang karena memilih untuk fokus dengan pekerjaan sampingan yang sedang ia geluti. Toni bisa saja sedang teralihkan dengan trading di produk atau instrumen lain. Sementara Burhan sedang kurang percaya diri untuk ambil posisi karena analisanya berbeda dengan teman-temannya. Di sisi lain, Anya berhenti trading hari itu karena sudah memenuhi kuota harian transaksinya. Kalau Farah, tidak mengambil peluang karena saldonya sudah tidak cukup lagi untuk trading. Jadi ada berbagai alasan yang valid dan sah untuk tidak mengambil sebuah peluang, tapi jika sering gagal ambil peluang terus menerus, tentu performa trading Anda akan mengalami dampak kurang baik.

Pertama, dengan tidak mengambil peluang trading yang sangat bagus, perlahan-lahan dapat merusak performa akun Anda. Anda bahkan tidak akan tahu berapa banyak potensi keuntungan yang hilang kecuali Anda telah melacaknya di history akun Anda. Dengan tidak mengambil semua peluang yang valid, akan muncul perbedaan besar antara hasil backtest Anda dengan kinerja aktivitas trading Anda yang sebenarnya. Bahkan Anda bisa kehilangan kepercayaan pada sistem trading Anda tersebut padahal ia belum cukup teruji untuk mencapai potensi maksimalnya. 

Peluang trading yang terlewat juga dapat merusak psikologi trading Anda. Jika Anda bisa tetap percaya diri bahwa tidak apa-apa untuk melewatkan peluang trading setelah kekalahan beruntun, maka itu bagus. Anda harus meyakini bahwa kerugian adalah bagian dari trading, dan hasil trading Anda sebelumnya seharusnya tidak memengaruhi pengambilan keputusan Anda pada trading di hari-hari berikutnya. 

Dampak terakhir dan mungkin yang paling berbahaya dari peluang trading yang terlewat adalah munculnya kecenderungan trader untuk melakukan trading balas dendam. Trader yang kehilangan peluang bagus tergoda untuk "menebusnya" dengan mengambil peluang yang kurang ideal dan mungkin trading dengan lebih agresif. Trading balas dendam dapat membunuh akun trading Anda satu demi satu. Jadi, bagaimana Anda bisa meminimalkan peluang trading yang terlewat? Berikut adalah empat cara tersebut : 

Membuat Jurnal / Catatan

Catatan atau jurnal dapat membantu Anda mengatasi masalah ini. Apa yang membuat Anda ragu-ragu? Apakah Anda sedang kehilangan fokus waktu peluang itu muncul? Seberapa sering peluang tersebut tidak sesuai dengan sistem Anda? Apa yang bisa Anda lakukan untuk menghindari kehilangan peluang semacam itu? Mencatat peluang trading yang terlewat pada catatan trading Anda dapat membantu Anda mengidentifikasi penyebab-penyebab tersebut. Ke depannya, catatan itu akan memicu Anda untuk tetap berpegang pada trading plan yang telah Anda buat.

Pasang Alert dan Pending Order

Jika Anda sedang tidak memiliki waktu untuk melihat grafik trading atau Anda tidak ada di komputer ketika peluang bagus biasanya muncul, maka cobalah untuk mengatur alert harga atau menggunakan pending order. Untuk hasil yang lebih optimal lagi, Anda bahkan dapat merancang script / robot trading sederhana di platform Anda.

Kurangi Size Lot Anda

Kalau alasan Anda melewatkan sebagian besar peluang trading yang baik adalah karena kurang pede saat mengambilnya, maka cobalah untuk mengurangi size lot trading Anda. Dengan cara ini Anda akan lebih santai saat mengambil peluang—tidak terlalu tertekan akibat size lot yang besar. Tentu saja, Anda tetap harus mempraktikkan teknik manajemen risiko yang baik, karena faktor ini juga bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri Anda.

Lihat sistem trading dari gambaran besarnya

Terimalah fakta bahwa dalam trading selalu ada menang dan ada kalah. Satu atau dua kali loss tidak akan menjadi masalah jika Anda mempercayai sistem trading Anda dan Anda melihat gambaran besarnya. Trader harus membiasakan diri dengan kerugian, sebab itu adalah jalan agar Anda dapat fokus pada proses menuju keuntungan.

Kesimpulan 

Jika terlalu banyak peluang trading yang dilewatkan oleh trader, maka lama kelamaan performa tradingnya akan tercederai. Sayangnya, peluang trading yang terlewat ini seringkali tidak dicatat dalam jurnal. Trader seringnya hanya membuat catatan ketika ia mengalami kerugian dari posisi yang diambil. Penting untuk mulai mencatatnya dengan rinci, karena jejak tersebut dapat membantu Anda memperbaiki performa trading Anda.