Berita Forex Esensial Untuk Memulai Analisa
TRADING EMAS DAPAT EMAS TANPA DIUNDI, LEVERAGE 1:200 
 DAPATKAN EMAS LEBIH BANYAK, LEBIH UNTUNG!

BERITA FOREX ESENSIAL UNTUK MEMULAI ANALISA

Berita Forex Esensial Untuk Memulai Analisa
13 July 2021 in Forex - by Adi Nugroho

Selayaknya dalam pencapaian dalam segala hal, ada hal-hal dasar yang dikuasai terlebih dahulu. Begitu pula dengan trading forex. Keadaan di seluruh penjuru dunia memengaruhi pergerakan menukik naik atau turunnya nilai mata uang, yang adalah instrumen forex. Dengan berkembangnya sistem komunikasi, berbagai cara dapat ditempuh untuk mengakses informasi agar terus up to date dengan kondisi terkini. Berpijak dari fakta ini, mengikuti berita finansial, laporan statistik, ataupun kejadian yang menarik perhatian adalah langkah esensial mendasar yang digunakan untuk menganalisa forex.

Pasar forex dibuka 24 jam, mulai dari hari Minggu hingga Jumat. Karena market bergerak sesuai dengan keadaan ekonomi, maka yang perlu diperhatikan adalah pergerakan ekonomi. Tentu setiap harinya ada berita tentang keadaan ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh trader di negara-negara yang memiliki nilai mata uang terkuat yang digunakan untuk trading, yaitu:

  1. US Dollar (USD)
  2. Euro (EUR)
  3. Pound Sterling (GBP)
  4. Japanese Yen (JPY)
  5. Swiss Franc (CHF)
  6. Canadian Dollar (CAD)
  7. Australian Dollar (AUD)
  8. New Zealand Dollar (NZD)

Untuk melakukan trading, ketahui kunci berita yang dirilis yang diekspektasikan pada minggu tersebut. Beberapa topik esensial terkait keadaan ekonomi yang memengaruhi nilai mata uang adalah:

1. Suku bunga

Interest rate atau nilai suku bunga sangat berpengaruh terhadap semua mata uang di negara manapun. Bank sentral akan melakukan penentuan suku bunga tergantung kebijakan moneter, oleh karena itu, trader forex akan menggunakan jadwal rapat dan pengumuman ini sebagai acuan sebagai pertimbangan melakukan trading.

Suku bunga tinggi akan mendorong kenaikan permintaan mata uang, yang menjadikan nilai tukar yang semakin kuat. Sedangkan suku bunga rendah akan menaikkan penawaran mata uang, sehingga nilai tukar menurun.

Tentunya, investor akan cenderung bertransaksi ketika bunga lebih tinggi karena mendapatkan imbalan yang lebih tinggi dari simpanan jangka pendek atau pun obligasi jangka panjang. Sebaliknya, suku bunga yang rendah tidak menarik investor untuk melakukan transaksi. Berdasarkan hasil dari rapat bank sentral ini, kebijakan lainnya juga tentu menjadi perhatian trader. 

2. Produk Domestik Bruto (Gross Domestic Product)

Data Produk Domestik Bruto atau PDB menunjukkan total nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh perekonomian di kuartal sebelumnya. GDP sangat penting untuk diperhatikan trader karena data ini menunjukkan kondisi ekonomi suatu negara secara garis besar. Peningkatan PDB menandakan nilai mata uang yang kemungkinan akan meningkat, dan nilai mata uang yang melemah di pasar forex ditandai dengan penurunan PDB.

Data PDB diumumkan dalam kuartal pada April, Mei, atau Juni. Selanjutnya, data akan dirilis pada Juli, Agustus, atau September, dan seterusnya. Perekonomian suatu negara akan dianggap mengalami resesi jika PDB mengalami penurunan ekspektasi selama dua kuartal berturut-turut.

3. Perkembangan retail 

Angka penjualan retail atau eceran, menjelaskan jumlah penjualan barang dari toko-toko di beberapa sektor, mulai dari supermarket, toko buku, dan lain-lain. Data ini biasanya dirilis pada setiap bulan. Hal ini menjadi indikator yang bermanfaat untuk melihat tingkat penjualan konsumen.

4. Inflasi (harga konsumen atau harga produsen)

Kebanyakan masyarakat menganggap inflasi sebagai penurunan daya beli. Berkaca dari dampaknya, inflasi memang dianggap berbahaya bagi perekonomian. Namun, tingkat inflasi dapat mengukur laju pertumbuhan harga barang dan jasa dibandingkan tahun-tahun lainnya. Inflasi menandakan laju ekonomi suatu negara dari waktu ke waktu.

Target 2 persen akan diterapkan oleh kebanyakan bank sentral maju, sedangkan pada negara berkembang, tingkat inflasi menjadi 3 hingga 4 persen. Jika inflasi melewati targetnya, bank sentral akan menaikkan suku bunga yang tentunya berpengaruh pada harga jual barang. Jika sebaliknya yang terjadi, suku bunga akan diturunkan agar harga tetap bisa naik.

5. Angka pengangguran

Tingkat pengangguran sangat berpengaruh pada keadaan ekonomi di negara mana pun. Kesejahteraan masyarakat akan meningkat jika tingkat pengangguran menurun sehingga pertumbuhan ekonomi dapat melaju. Sebaliknya, negara dengan tingkat pengangguran tinggi akan mengalami hambatan dalam pertumbuhan ekonominya. 

Data terkait tingkat pengangguran akan diberitakan agar trader forex menggunakan faktor ini sebagai pertimbangan analisisnya. Negara-negara maju akan merilis data ini setiap bulannya. Tidak hanya tingkat pengangguran, data yang dikeluarkan juga berupa penciptaan lapangan kerja baru, tingkat pendapatan, dan tingkat partisipasi angkatan kerja. 

6. Produksi industri

Pertumbuhan ekonomi juga ditunjukkan dari data produksi industri dan manufaktur. Data ini menunjukkan kualitas aktivitas bisnis di suatu negara. Jika melebihi ekspektasi, hal ini menandakan ekonomi mengalami pertumbuhan dengan baik dan menguatkan nilai mata uang. Sebaliknya, jika data tidak tepat, pertumbuhan ekonomi dianggap lambat yang berdampak pada lemahnya nilai tukar mata uang.

Tentunya masih banyak topik berita lainnya yang memengaruhi kondisi ekonomi. Sesuai dengan keadaan ekonomi masing-masing negara, kepentingan relatif dari berita ini tentu saja dapat berubah. Contohnya, tingkat pengangguran lebih berpengaruh daripada keputusan perdagangan. Karenanya, selain mengikuti perkembangan berita, perlu juga untuk mengetahui fokus pasar saat ini.

Share :