TREND HARGA EMAS NAIK TURUN, KAPAN WAKTU YANG TEPAT UNTUK BELI?

13 September 2021 in Blog - Emas - by Adi Nugroho

Emas menjadi salah satu jenis investasi logam mulia yang paling banyak diminati oleh masyarakat. 

Mengapa? Investasi emas dianggap paling aman atau risk free bagi sebagian orang awam yang baru memulai investasi namun tidak ingin mengambil banyak risiko. Hal tersebut menunjukkan tak sedikit masyarakat yang senang menyimpan emas untuk investasi daripada langsung terjun ke investasi obligasi atau saham. 

Meski begitu trend harga emas sangatlah dinamis, bisa turun dan bisa naik. Sejak awal tahun 2021 terjadi pelemahan harga emas berjangka yang memicu momentum untuk aksi buy atau beli bagi investor di perdagangan berjangka komoditi untuk meraih peluang keuntungan. 

Penyebab Trend Harga Emas 

Harga emas memang tak pernah stabil, terkadang naik dan turun. Lantas, apa saja yang mempengaruhi harga emas? Berikut ulasannya! 

1. Ketidakpastian Kondisi Global 

Salah satu pemicu naik dan turunnya harga emas adalah berbagai situasi yang terjadi sepertinya politik krisis ekonomi resesi atau perang. Pasalnya, emas seringkali dianggap sebagai penyelamat ketika kondisi ekonomi dan politik sedang kacau balau.

Tak heran jika harga emas akan melonjak naik saat terjadi krisis. Pembelian emas akan meningkat karena dianggap salah satu safe haven bagi para investor. Sebaliknya, aset safe haven seperti emas akan kekurangan peminat ketika situasi sudah mulai adem. 

Mengapa emas kerap dipilih ketika ekonomi sedang tidak stabil? Pertama, nilai emas tetap terjaga meskipun terjadi inflasi atau deflasi. Kedua, meskipun terjadi perang atau krisis ekonomi nilai emas akan tetap terjaga. Ketiga permintaan  emas tidak berkurang meskipun ketersediaan emas terbatas. 

2. Kebijakan Moneter 

Kebijakan moneter yang diambil oleh bank sentral Amerika serikat atau The Fed juga mempengaruhi harga emas. Kebijakan moneter tersebut adalah kebijakan untuk menaikkan dan menurunkan suku bunga. 

Ketika The Fed menurunkan suku bunga, harga emas berpotensi untuk naik. Pasalnya, dolar menjadi tak menarik untuk investasi dan masyarakat cenderung menempatkan uangnya ke dalam emas. 

Sample Banner

SAATNYA BERALIH KE TRADING EMAS ONLINE

Trading Emas dan Forex Dengan Broker Legal di Indonesia.
FOREXimf Setia 16 Tahun Melayani

3. Perubahan Kurs 

Salah satu faktor utama yang mempengaruhi naik dan turunnya harga emas adalah perubahan kurs mata uang dolar AS. Harga emas semakin tinggi karena kurs dolar AS terhadap rupiah atau melemahnya rupiah terhadap dolar AS semakin menguat. Jadi, saat kurs dolar AS naik atas rupiah naik, harga emas akan melonjak tinggi. 

4. Nilai tukar dolar Amerika serikat

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sangat mempengaruhi harga emas di dalam negeri. Pasalnya, harga emas di dalam negeri mengacu pada harga emas internasional yang di konversi dari dolar ke dalam mata uang rupiah. 

Harga emas lokal dapat menguat ketika nilai nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah. Sebaliknya harga emas akan turun ketika nilai tukar rupiah menguat. 

5. Inflasi 

Faktor lainnya yang mempengaruhi harga emas adalah terjadinya inflasi. Tingkat inflasi yang semakin tinggi membuat berbagai harga barang menjadi semakin naik, begitu pula dengan harga emas. 

Pasalnya, masyarakat tak mau menyimpan aset mereka dalam bentuk uang saat sedang inflasi. Sebagian orang memilih untuk investasi emas karena harganya cenderung stabil dan aman ketika sedang inflasi. Hal itulah yang menyebabkan harga emas juga semakin meningkat.

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Membeli Emas? 

Trend harga emas dunia memang sempat mengalami penurunan yang cukup tajam namun perlahan mulai naik. Meski begitu, harga emas diperkirakan masih akan terus menjalani koreksi. 

Saat ini harga emas menjadi kurang menarik seiring dengan kondisi ekonomi yang semakin stabil dan pulih. Kini investasi saham dan trading termasuk ke dalam instrumen yang diminati para pelaku pasar di tengah pemulihan ekonomi global.

Lantas, apakah tren harga emas yang menurun adalah waktu yang tepat untuk membeli emas? Tentu saja, namun perlu dipertahankan untuk jangka waktu yang lebih panjang. 

Anda bisa membeli emas ketika harganya mencapai level terendah (bottom level) untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Tepatnya saat suku bunga obligasi merangkak naik sehingga real yield (imbal hasil obligasi dikurangi inflasi) semakin menurun. 

Harga emas cenderung menurun saat real yield menurun. Namun, harga emas akan menguat ketika inflasi melampaui tingkat suku bunga. 

Saat ini, harga emas diperkirakan masih akan menjalani koreksi. Pada 3 September lalu harga emas menyentuh US$ 1.833,8/troy ons dan tren kenaikan harga dianggap telah berakhir. 

Itulah hal yang mempengaruhi tren harga emas dan waktu yang tepat untuk membeli emas. Penurunan harga emas yang terjadi saat ini masih dinilai sebagai investasi jangka panjang yang menguntungkan. 

Namun, Anda juga bisa mencoba trading emas melalui broker di FOREXimf. Di sana Anda bisa mendapatkan layanan premium untuk trading emas atau forex, serta mendaftar untuk memiliki akun demo terlebih dahulu.