CARA MEMAHAMI HARGA EMAS NAIK TURUN SAAT INI, INVESTOR PERLU MEMAHAMI 5 ALASAN INI!

27 October 2021 in Emas - by Adi Nugroho

Emas merupakan alat penyimpanan nilai atau store of value. Emas dipercaya sebagai salah satu safe haven yang juga mudah diperjual belikan secara langsung maupun tidak langsung.

Harga emas akan meningkat jika terjadi adanya ancaman inflasi atau perubahan nilai dolar. Untuk Anda para investor, berinvestasi emas akan lebih aman dibandingkan dengan aset yang berisiko seperti saham dan obligasi.

Masyarakat yang tertarik dalam berinvestasi emas memiliki alasan tersendiri, salah satunya yaitu  sebagai bentuk asuransi terhadap situasi ekonomi yang buruk. Nilai emas tidak dipengaruhi oleh  kebijakan suku bunga yang ditetapkan pemerintah.

Namun, disisi lain harga emas tidak hanya berpotensi untuk mengalami kenaikan harga namun juga berpotensi mendapatkan risiko penurunan harga.

Alasan Anda Perlu Investasi Emas Saat Ini

Masa-masa sulit yang tidak diinginkan seringkali terjadi dikehidupan kita. Hal tersebut menyebabkan emas menjadi salah satu pilihan investasi jangka panjang yang bisa membantu kita dalam menjalankan hal-hal sulit tersebut. Berikut terdapat beberapa alasan yang perlu dipahami dalam berinvestasi emas:

1. Dolar AS Melemah

Dolar AS menjadi mata uang cadangan yang cukup penting didunia. Pada tahun 1998 mata uang dolar AS jatuh dan membuat masyrakat tertarik dan berinvestasi kepada instrumen emas yang menjadikan harga emas logam kuning tersebut naik.

Ditahun 1998 dan 2008 harga emas mengalami kenaikan hampir tiga kali lipat, kenaikan tersebut mencapai tonggak US$1.000 per troy ounce diawal 2008 dan hampir naik dua kali lipat antara tahun 2008 dan 2012, yang harganya berada di kisaran US$1.800 - US$1.900.

Terdapat beberapa alasan atas pelemahan dolar AS yang terjadi, termasuk anggaran negara yang besar dan defisit perdagangan dan peningkatan besar dalam jumlah uang beredar.

2. Perlindungan Deflasi

Deflasi merupakan periode di mana harga turun. Pada tahun 1930-an aktivitas bisnis melambat dan ekonomi dibebani dengan adanya hutang yang berlebihan hal tersebut tidak terlihat secara global (walaupun deflasi kecil terjadi setelah krisis keuangan 2008 di beberapa bagian dunia).

Hal tersebut menyebabkan, daya beli emas melonjak sementara harga lainnya turun tajam. Pada akhirnya, orang memilih untuk menimbun uang tunai, dan tempat teraman untuk menyimpan uang adalah emas dan koin emas pada saat itu.

3. Perlindungan Nilai Inflasi

Dalam 50 terakhir para investor sudah melihat harga emas yang melambung juga pasar saham yang anjlok pada masa inflasi meninggi. Selain itu, emas secara historis merupakan lindung nilai yang sangat baik terhadap inflasi, karena harganya cenderung naik ketika biaya hidup meningkat. 

Emas dipandang sebagai penyimpan nilai yang baik sehingga orang dapat didorong untuk membeli emas ketika mereka percaya bahwa mata uang lokal mereka kehilangan nilai.

4. Tercatat Dalam Sejarah

Sepanjang jaman masyarakat selalu melihat emas sebagai cara untuk meneruskan juga menjaga harta kekayaannya untuk para generasi selanjutnya. Hal ini menyebabkan emas menjadi nilai investasi yang tinggi disepanjang jaman.

Sifat unik didalam emas logam mulia ini telah dihargai sejak zaman kuno. Emas dinilai tidak menimbulkan korosi dan dapat meleleh di atas nyala api biasa, sehingga membuatnya mudah untuk digunakan dan dicap sebagai koin.

5. Ketidakpastian Geopolitik

Emas telah mempertahankan nilainya dari waktu ke waktu, pertahanan tersebut tidak hanya didalam ketidakpastian keuangan tetapi juga dalam ketidakpastian geopolitik. Hal ini sering disebut "komoditas krisis," karena orang-orang melarikan asetnya ke tempat yang relatif aman ketika ketegangan dunia meningkat.

Share :