Awas! Penipuan Berkedok Forex Trading, Ini Cirinya

AWAS! PENIPUAN BERKEDOK FOREX TRADING, INI CIRINYA

Awas! Penipuan Berkedok Forex Trading, Ini Cirinya
04 March 2019, 11:20 WIB in Blog - by Eko Trijuni

Trading forex terus menjadi pilihan ketika popularitasnya terus melonjak selama beberapa dekade terakhir, tetapi itu tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata terhadap kemungkinan penipuan, terutama jika forex trading menyamar dalam jubah praktek bisnis yang buruk.

Di Indonesia Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) adalah “polisi”-nya forex trading.

Jika Anda mau berkarya di arena trading forex, maka lembaga tersebut memberikan pengawasan peraturan dan pemberian sejumlah program untuk melindungi dan mendidik konsumen/investor.

Retail forex trading sekarang menjadi lingkungan yang lebih aman, memang berkat kerja tak kenal lelah dari kedua lembaga tersebut.

Tetapi meskipun banyak pekerjaan yang mereka lakukan maka akan selalu ada penipuan yang berhubungan dengan pidana dalam masyarakat kita yang mencoba untuk memangsa.

Sebagaimana perusahaan keamanan profesional yang akan memberitahu Anda, garis pertama pertahanan terhadap penipuan ini adalah kesadaran kita sebagai investor.

Setelah Anda memahami bagaimana Anda dapat ditipu, maka terserah kepada Anda untuk menjadi skeptis dan selalu waspada terhadap bahaya yang mungkin tidak terlihat.

Sebagian besar pelaku dalam industri forex, bagaimanapun adalah sah, namun Internet kadang membuai kita mempunyai rasa aman yang palsu ketika berhadapan dengan mitra bisnis yang “tak terlihat” di web, yang memungkinkan kepercayaan kita yang akan diperoleh lebih mudah.

Ketika Anda mempunyai keserakahan, maka penipu dapat melakukan berbagai skema penipuan dengan mudah.

Fokus utama Anda tetap berada di broker forex, tetapi Anda juga harus waspada terhadap fund manager, perangkat lunak dan penyedia sinyal, dan siapa pun yang melakukan teknik pemasaran yang cerdik yang menjanjikan hasil yang tinggi dengan resiko yang sangat kecil.

Berikut adalah beberapa informasi yang dapat memberikan Anda perlindungan:

Broker Forex Luar Negeri

Ada banyak dari mereka, dan banyak berawal di London, pusat keuangan devisa.

Broker yang aman akan selalu memisahkan dana trading Anda di bank, jauh dari keuangan kantor operasional mereka.

Skema penipuan yang paling banyak disukai adalah dengan janji besar mendaftar untuk mendapatkan bonus deposit awal Anda. Tetapi ketika tiba saatnya, Anda akan terjebak. Perlu di ingat bahwa mencoba menggunakan hak hukum Anda pada yurisdiksi asing sangat berbahaya.

Broker Forex Indonesia

Hati-hati di sini, juga. Cek di Bappebti terkait pendaftaran anggota dan dengan tingkat modal bersih yang di miliki perusahaan. Pengalaman penting, tapi review testimonial dapat memvalidasi hasil yang di inginkan.

Program Investasi Hasil Tinggi (HYIP)

Hati-hati setiap program yang menjanjikan jalan yang mudah untuk mendapatkan kekayaan atau return tinggi dengan risiko kecil.

Tip ini berlaku untuk kedua broker dan semua jenis pemasaran yang ingin bagi Anda analisa, robot trading, sistem, atau layanan sinyal.

Kalau sudah begitu mudah, mengapa mereka tidak membuat jutaan profit tetapi hanya menekan Anda untuk beberapa dolar saja?

Jika kedengarannya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, paling jelas adalah dalam dunia forex.

Re-quotes, Selip, dan Stop-Loss Hunting

Market maker, sebagai lawan ECN/STP broker, dapat menggoda untuk memanipulasi spread bid/ask yang ditawarkan.

Broker yang baik tidak melakukan ini, tetapi jika Anda melihat prevalensi tinggi eksekusi yang dipertanyakan pada posisi pesanan Anda, maka mungkin sudah saatnya untuk melakukan perubahan atau pindah ke broker forex terbaik.

Blog Ads

FOREXimf Footer Background