WTI MENGINCAR $76,00, OPEC+ MELIHAT DAMPAK OMICRON YANG RINGAN

03 January 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • WTI memulai 2022 dengan pijakan yang lebih kuat, rebound dari penurunan hari jumat.
  • Laporan JTC OPEC+ mencoba menenangkan ketakutan Omicron di tengah kasus global melonjak.
  • Pembacaan akhir PMI AS untuk Desember akan mengarahkan pergerakan intraday, NFP AS, pertemuan OPEC+ akan menjadi kuncinya.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

Harga minyak mentah WTI naik menuju $76,00, naik 0,55% mendekati $75,70 selama pertengahan sesi Asia pada hari Senin. Emas hitam mendapat dukungan dari sentimen pasar yang optimis dan komentar hawkish dari OPEC+ (aliansi Rusia dan OPEC (Organisasi Negara Pengekspor Minyak)).

Reuters mengutip laporan OPEC+ yang mengatakan, “Dampak dari varian Omicron baru diperkirakan ringan dan berumur pendek, karena dunia menjadi lebih siap untuk mengelola COVID-19 dan tantangan terkaitnya.” Berita itu juga menyebutkan bahwa skenario dasar OPEC+ melihat stok minyak OECD tahun depan tetap di bawah rata-rata 2015-2019 hingga Q4. Perlu dicatat bahwa OPEC+ siap untuk pertemuan Komite Teknis Bersama (JTC) pada hari Selasa.

Menjelang pertemuan, survei Bloomberg mengatakan, “Aliansi 23 negara yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia kemungkinan akan melanjutkan dengan kenaikan bulanan sebesar 400.000 barel per hari karena memulihkan produksi yang terhenti selama pandemi.”

Di tempat lain, kasus virus tetap tinggi di Barat tetapi pembuat kebijakan berusaha untuk menjaga pasar tetap positif sambil mengutip studi ilmiah yang menyebut varian covid Afrika Selatan, yaitu Omicron, tidak begitu parah.

Meski begitu, Anthony Fauci, Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular mengatakan, per CNN, “Ketika Anda memiliki begitu banyak, banyak kasus, bahkan jika tingkat rawat inap lebih rendah dengan Omicron daripada Delta, masih ada bahaya bahwa Anda akan mengalami lonjakan rawat inap yang mungkin menekankan sistem perawatan kesehatan.

Di tengah permainan ini, S&P 500 Futures mencetak kenaikan intraday 0,35% sementara penurunan di Jepang membatasi pergerakan obligasi di Asia.

Ke depan, tidak adanya pemain pasar utama dapat membatasi harga minyak hari ini. Namun, pembacaan akhir PMI Manufaktur Markit AS untuk bulan Desember dapat menawarkan petunjuk jangka pendek untuk harga minyak.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda (fxstreet)

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :