Potensi Perang Dagang Menyurut, Dolar Menguat

POTENSI PERANG DAGANG MENYURUT, DOLAR MENGUAT

Potensi Perang Dagang Menyurut, Dolar Menguat
21 May 2018 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Eko Trijuni

Berita forex hari ini,Dolar Amerika Serikat menguat terhadap yen di awal perdagangan hari Senin (21/5/2018) menyusul pernyataan menteri keuangan AS, Steven Mnuchin yang mengatakan bahwa perang dagang antara AS dan China "ditunda".

Dolar AS menguat 0,2 persen ke kisaran 110.99 yen di awal sesi perdagangan Asia, mendekati level tertinggi empat bulan di kisaran 111.085 yang tersentuh Jumat lalu.

Meredanya ketegangan ekonomi antara AS dan China sepertinya mendongkrak aset-aset yang lebih beresiko seperti dolar terhadap yen. Jepang sendiri merupakan negara kreditur terbesar di dunia dan para trader cenderung berasumsi bahwa para investor Jepang akan melakukan repatriasi modal mereka pada saat krisis, sehingga hal ini mendorong yen Jepang. Mata uang yen sendiri kerapkali melemah ketika tingkat kepercayaan dan risk appetite pelaku pasar meningkat.

google-review-foreximf

Jika imbal hasil US 10-year Treasury meningkat ke atas level tertinggi tujuh tahun di 3.128 persen yang tercatat Jumat lalu dan dolar tetap bertahan di atas 111 yen, maka USD kemungkinan akan bergerak ke area 112.

Mnuchin dan penasehat ekonomi utama Presiden Donald Trump, Larry Kudlow, mengatakan bahwa perjanjian yang diraih dalam perundingan antara China dan AS di hari Sabtu kemarin menetapkan kerangka untuk keseimbangan perdagangan di masa mendatang.

Indeks dolar berhasil mencapai level tertinggi lima bulan hari ini, ke kisaran 93.860.

Sementara itu euro tergelincir ke kisaran $1.1744, menyentuh level terendahnya dalam lima bulan. Mata uang tunggal Eropa tersebut telah melemah sekitar tujuh sen dolar dalam sekitar sebulan di tengah tajamnya penguatan USD.

Fokus pasar pekan ini adalah rilis dari minutes pertemuan FOMC termutakhir. Para pelaku pasar akan mencermati minutes tersebut untuk mencari petunjuk akan prospek kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve di tahun ini.

Share :

FOREXimf Footer Background