Perkiraan Data Ekonomi, Tgl 15 Desember 2016

PERKIRAAN DATA EKONOMI, TGL 15 DESEMBER 2016

Perkiraan Data Ekonomi, Tgl 15 Desember 2016
14 December 2016 in Berita Forex Terkini - by Eko Trijuni

FOMC Economic Projections dan Federal Funds Rate: Kamis, 02.00 WIB. Proyeksi ekonomi terakhir yang dirilis September memperlihatkan bahwa Fed mengharapkan pertumbuhan GDP di kisaran 1,7-1,9% di tahun 2016. Lebih jauh lagi, Fed memperkirakan tingkat pengangguran di tahun ini ada di kisaran 4,7-4,9%. Dalam pertemuan di bulan November, Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga namun mengisyaratkan bahwa mereka akan menaikkan suku bunganya di bulan Desember. Dalam pidato perdana sejak terpilihnya Donald Trump, Janet Yellen mengatakan bahwa suku bunga bisa saja menguat relative lebih cepat karena kemenangan Trump tidak mempengaruhi proyeksi pertumbuhan ekonomi AS. Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga menjadi 0.75% kali ini.

Data tenaga kerja Australia: Kamis, 07.30 WIB. Sektor tenaga kerja Australia menambah hampir 10.000 lapangan pekerjaan di bulan Oktober, namun tingkat penangguran tetap di angka 5,6% karena tingkat partisipasi turun ke angka terendah dalam 10 tahun ke 64,5%. Kali ini diperkirakan akan ada pertambahan 17.600 lapangan pekerjaan baru sementara tingkat pengangguran diperkirakan tetap berada di 5,6%.

Suku bunga Inggris: Kamis, 19.00 WIB. Bank of England (BoE) batal memangkas suku bunga di bulan November. BoE menaikkan perkiraan inflasi dan pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2017 di tengah depresiasi sterling pasca keputusan Brexit. BoE optimis terkait pertumbuhan ekonomi di masa mendatang, memperkirakan pertumbuhan sebesar 1,4% tahun depan. Meskipun demikian, akses Inggris untuk pasar Uni Eropa kemungkinan akan terbatas, yang bisa jadi akan menghambat pertumbuhan ekonomi untuk beberapa waktu tertentu. Untuk inflasi, BoE memperkirakan bahwa inflasi Inggris naik ke atas 2,8% di awal tahun 2018.

Data inflasi AS: Kamis, 20.30 WIB. Indeks harga konsumen AS di bulan Oktober naik ke angka tertinggi enam bulan ke 0,4% menyusul penguatan sebesar 0,3% di bulan sebelumnya. Naiknya harga bensin dan ongkos sewa merupakan penyebab utama naiknya inflasi. Untuk basis tahunan, CPI naik 1,6% yang merupakan kenaikan tahunan terbesar sejak Oktober 2014. Sementara itu inflasi inti naik 0,1% di bulan Oktober. Kenaikan inflasi dan penguatan sektor tenaga kerja akan memungkinkan Fed untuk menaikkan suku bunga bulan ini. CPI dan core CPI diperkirakan naik 0,2% di bulan November.

US Philly Fed Manufacturing Index: Kamis, 20.30 WIB. Pertumbuhan aktivitas manufaktur di Philadelphia masih melambat di bulan November, tercatat di indeks 7.6, menurun dari 9.9 di bulan Oktober. Indeks Desember diperkirakan naik menjadi 9.1.

US Unemployment Claims: Kamis, 20.30 WIB. Jumlah penduduk AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran pekan lalu turun dari level tertinggi lima bulan ke angka 158.000, mengindikasikan bahwa sektor lapangan pekerjaan masih menguat seiring meningkatnya momentum pertumbuhan ekonomi AS. Data positif ini juga memperbesar peluang kenaikan suku bunga pekan ini. Angka klaim pengangguran telah berada di bawah 300.000 selama 92 pekan berturut-turut.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background