Pelemahan US Dollar Masih Berlanjut
STOP TRADING SEBENTAR,
STRATEGI INI HASILKAN
+532% DRAWDOWN HANYA  ±20% CEK DISINI !

PELEMAHAN US DOLLAR MASIH BERLANJUT

Pelemahan US Dollar Masih Berlanjut
26 May 2021 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • US Dolar memperpanjang penurunan hampir dua bulan terhadap mata uang utama
  • Isu kenaikkan suku bunga AS memudar karena argumen Federal Reserve AS untuk melanjutkan kebijakan moneter yang mudah meskipun ada tekanan inflasi saat ini.
  • Pelemahan dolar terjadi karena imbal hasil Treasury AS jatuh ke posisi terendah baru multi-minggu
  • Pakar strategi mengatakan dolar kemungkinan akan melemah terhadap banyak mata uang sampai pasar melihat data ekonomi dan suku bunga AS yang lebih kuat

US Dolar memperpanjang penurunan hampir dua bulan terhadap mata uang utama karena rumor kenaikkan suku bunga AS memudar karena argumen Federal Reserve AS untuk tetap menganut kebijakan moneter yang mudah meskipun ada tekanan inflasi saat ini.

Pelemahan dolar terjadi karena imbal hasil Treasury AS jatuh ke posisi terendah baru multi minggu. Benchmark 10-year Treasuries jatuh sebesar 1,56% pada Selasa sore.

Suku bunga di banyak negara lain telah naik dalam sebulan terakhir dan membuat mata uang mereka lebih kompetitif terhadap dolar, kata Marc Chandler, kepala strategi pasar di Bannockburn Global Forex di New York.

Prospek saat ini adalah agar perbedaan itu terus berlanjut, tambahnya. "Federal Reserve tampaknya berada di belakang beberapa bank sentral lainnya dalam menyesuaikan dan mengkalibrasi ulang kebijakan moneter."

Sejak akhir Maret, dolar telah menurun karena keyakinan bahwa suku bunga AS yang rendah akan mendorong uang tunai ke luar negeri untuk memperoleh keuntungan sekarang karena ekonomi lain mulai pulih lebih cepat dari pandemi.

Indeks dolar terhadap mata uang utama turun 0,2% berada dikisaran 89,646. Pada pagi hari, harga jatuh ke 89,533, terendah sejak 7 Januari. Euro naik ke level Januari dan terakhir naik 0,3% hari itu di $ 1,2253.

Pada pagi hari, bank-bank milik negara China terlihat berusaha mengekang reli yuan yang membawa yuan dalam negeri menjadi 6,4016 per dolar, terkuat sejak 2018.

Bank-bank besar milik negara China, kata empat sumber, terlihat membeli dolar AS sekitar 6,4 yuan dalam sebuah langkah yang dipandang sebagai upaya untuk mendinginkan reli yuan yang dipimpin oleh mitranya di luar negeri.

Pakar strategi mengatakan dolar kemungkinan akan melemah terhadap banyak mata uang sampai pasar melihat data ekonomi dan suku bunga AS yang lebih kuat.

Data yang lebih kuat bisa datang pada hari Jumat dengan pembacaan baru pada harga konsumen inti AS pada bulan April dan survei manajer pembelian.

Komentar dovish dari pembicara Fed berlanjut pada Selasa dengan pidato Charles Evans, presiden Federal Reserve Bank of Chicago, yang mengatakan laporan inflasi baru-baru ini mencerminkan hanya "ledakan penyesuaian tingkat harga relatif pasca pandemi."

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :