MINYAK MENTAH MEROSOT LAGI

24 November 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • Minyak mentah anjlok, kombinasi isu pembatasan harga minyak Rusia oleh G7, kenaikan cadangan bensin AS dan kasus COVID-19 Cina.
  • Kenaikan cadangan bensin bisa disebabkan turunnya permintaan, atau memang penumpukan cadangan menjelang liburan.

Berita+Fundamental+Komoditi+Oil

Harga minyak mentah anjlok kemarin (Rabu, 24/11/2022), setelah G7 mempertimbangkan untuk menerapkan batas harga minyak mentah Rusia, ditambah dengan meningkatnya cadangan bensin Amerika Serikat melebihi perkiraan analis.

Minyak mentah WTI jatuh 4,3% hingga ke area $76.81 per barel kemarin.

Cadangan bensin AS meningkat sebesar 3,1 juta barel menurut Energy Information Administration (EIA), jauh di atas perkiraan analis yang hanya memperkirakan sebesar 383.000 barel.

“Naiknya cadangan bensin ini menjadi kejutan. Kenaikan suplai bensin ini mengisyaratkan dua kemungkinan, antara kemungkinan permintaan semakin turun, atau memang sedang mempersiapkan cadangan untuk menghadapi liburan,” kata Phil Flynn, analis grup Price Futures.

Data EIA juga memperlihatkan cadangan minyak mentah sebesar 3,7 juga barel, di atas perkiraan analis berdasarkan survey Reuters yaitu penurunan 1,1 juta barel. 

Selain itu, kekhawatiran mengenai turunnya permintaan dari Cina, yang merupakan importir terbesar minyak mentah, semakin diperburuk dengan meningkatnya kasus COVID-19 di Cina. Shanghai sendiri kemarin kembali memperketat aturan pembatasan.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :