Saatnya trading dengan SPREAD mulai dari 0.2 !! Atau dapatkan Cashback $10 / Lot. ❤️

MINYAK MELONJAK KE TERTINGGI SEJAK 2011 KARENA OPEC MEMPERTAHANKAN PRODUKSINYA

03 March 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • Minyak melonjak ke level tertinggi sejak 2011 Rabu karena perang Rusia di Ukraina meningkat.
  • OPEC dan sekutunya memilih untuk mempertahankan produksi tetap stabil meskipun lonjakan harga baru-baru ini yang mendorong minyak di atas $100.
  • Dengan negara-negara yang sekarang menghindari minyak dari produsen utama Rusia, para pelaku pasar khawatir bahwa kekurangan pasokan akan mengikuti.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

Minyak AS naik ke level tertinggi dalam lebih dari satu dekade, dengan patokan global Brent mencapai $ 113 per barel setelah OPEC dan sekutu penghasil minyaknya, termasuk Rusia, memutuskan untuk mempertahankan produksi tetap stabil.

Pasar minyak sudah ketat sebelum invasi Rusia ke Ukraina, dan dengan negara-negara yang sekarang menghindari minyak dari produsen utama Rusia, para pelaku pasar khawatir bahwa kekurangan pasokan akan mengikuti.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, patokan minyak AS, melonjak lebih dari 8% menjadi diperdagangkan pada $ 112,51 per barel, level tertinggi sejak Mei 2011.

OPEC dan sekutunya mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka akan meningkatkan produksi pada bulan April sebesar 400.000 barel per hari, meskipun reli minyak telah mendorong harga jauh di atas $100.

“Tidak ada jeda. Ini adalah momen dramatis bagi pasar dan dunia serta pasokan,” kata John Kilduff, partner di Again Capital. “Jelas dunia harus melawan Rusia dengan menutup ekspor minyaknya,” tambahnya, mencatat bahwa pasar tidak mampu kehilangan minyaknya.

Baik WTI dan Brent melonjak di atas $100 Kamis lalu untuk pertama kalinya sejak 2014 setelah Rusia menginvasi Ukraina, memicu kekhawatiran pasokan.

"Harga minyak mentah tidak dapat berhenti naik lebih tinggi karena pasar minyak yang sangat ketat kemungkinan akan melihat risiko lebih lanjut terhadap pasokan saat Perang di Ukraina berlangsung," kata Ed Moya, analis pasar senior di Oanda.

Pada hari Selasa negara-negara anggota Badan Energi Internasional mengumumkan rencana untuk melepaskan 60 juta barel cadangan minyak dalam upaya untuk mengurangi kenaikan harga minyak. Sebagai bagian dari itu, AS akan melepaskan 30 juta barel.

Tapi pengumuman itu tidak banyak menenangkan pasar.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :