Saatnya trading dengan SPREAD mulai dari 0.2 !! Atau dapatkan Cashback $10 / Lot. ❤️

HARGA MINYAK TURUN KARENA UEA MENDUKUNG KENAIKAN PRODUKSI

10 March 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • Harga minyak global turun pada hari Rabu dan merupakan terbesar dalam hampir dua tahun
  • Anggota OPEC Uni Emirat Arab mengatakan pihaknya mendukung memompa lebih banyak minyak ke pasar yang bergolak oleh gangguan pasokan
  • Minyak mentah berjangka AS berakhir turun $15,44, atau 12,5%, pada $108,70, penurunan harian terbesar sejak November.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

Harga minyak global turun pada hari Rabu terbesar dalam hampir dua tahun setelah anggota OPEC Uni Emirat Arab mengatakan pihaknya mendukung memompa lebih banyak minyak ke pasar yang bergolak oleh gangguan pasokan karena sanksi terhadap Rusia setelah menginvasi Ukraina.

Minyak mentah berjangka Brent turun $16,84, atau 13,2%, menjadi $111,14 per barel, penurunan satu hari terbesar sejak 21 April 2020. Minyak mentah berjangka AS berakhir turun $15,44, atau 12,5%, pada $108,70, penurunan harian terbesar sejak November.

"Kami mendukung peningkatan produksi dan akan mendorong OPEC untuk mempertimbangkan tingkat produksi yang lebih tinggi," kata Duta Besar Yousuf Al Otaiba dalam sebuah pernyataan yang di-tweet oleh Kedutaan Besar UEA di Washington.

UEA dan tetangganya, Arab Saudi, termasuk di antara sedikit anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak dengan kapasitas cadangan yang dapat meningkatkan produksi.

Amerika Serikat telah meminta produsen minyak di seluruh dunia untuk meningkatkan produksi jika mereka bisa.

"Pada saat krisis ini kita membutuhkan lebih banyak pasokan," kata Menteri Energi AS Jennifer Granholm kepada hadirin di sebuah acara industri di Houston.

Pasokan tambahan dari OPEC dapat mengkompensasi beberapa kekurangan pasokan yang disebabkan oleh gangguan terhadap penjualan minyak Rusia oleh sanksi ekonomi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat dan pemerintah lainnya.

Bahasa OPEC bergeser minggu ini ketika Sekretaris Jenderalnya Mohammed Barkindo mengatakan pasokan semakin tertinggal dari permintaan.

Harga minyak juga tertekan setelah Badan Energi Internasional mengatakan cadangan minyak mentah dapat dimanfaatkan lebih lanjut, keputusan IEA pekan lalu untuk melepaskan 60 juta barel minyak dari cadangan strategis adalah "tanggapan awal."

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :