
Harga emas kembali cetak rekor hingga ke US$5.597 per troy ons, karena ekspektasi pemangkas suku bunga lebih agresif akhir tahun ini.
Calon ketua Fed baru, seperti Rick Rieder dari BlackRock, diperkirakan akan mengambil kebijakan suku bunga yang lebih longgar.
Hal ini membuat emas menjadi semakin menarik sebagai aset lindung nilai, terutama jika dibandingkan dengan obligasi maupun mata uang.
Selain itu, risiko geopolitik masih berlanjut dan terus membayangi pasar. Emas masih mendapatkan sentimen penguatan.
Prediksi : STRONG XAUUSD